Batang Emas Rp 500 Juta Dihimpit dengan Mesin Pres, Apa Jadinya?

Oleh Sulung Lahitani pada 31 Des 2016, 19:10 WIB
Diperbarui 31 Des 2016, 19:10 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Vlogger senantiasa memiliki ide-ide unik untuk menarik minat warganet menonton video mereka.

Tak heran, channel-channel unik pun bermunculan di situs berbagi video seperti Youtube, Video, dan lainnya. Dari yang paling ekstrim, sampai tak masuk akal, akan mereka lakukan agar video mereka ditonton banyak orang.

Salah satu channel di Youtube malah dengan berani mengeluarkan banyak uang hanya untuk memuaskan penonton. Channel yang sering mengunggah video benda-benda dipres bernama Crushit ini, membuat syok penonton saat mengepres emas senilai US$ 40.000 atau sekitar Rp 500 juta.

Batangan emas itu sendiri merupakan batang emas 24 karat seberat 1.000 gram. Emas tersebut kemudian diletakkan di atas sebuah alat silinder dan dihimpit oleh mesin penekan Hydraulic Press.

Dalam waktu hitungan detik, emas batangan itu bentuknya langsung berubah. Meski merupakan benda yang sangat keras, namun di bawah tekanan mesin pres, emas batangan itu layaknya lilin mainan yang diubah bentuknya.

Meski tidak benar-benar hancur, namun terlihat jelas bentuk akhir emas itu. Batangan emas jelas tidak memiliki kesempatan untuk mempertahankan bentuk awalnya.

 

Bagaimana menurut Anda?

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya