Agar Tak Rewel, Orang Tua Keji Suntikkan Heroin ke Anak Sendiri

Oleh Sulung Lahitani pada 03 Nov 2016, 20:15 WIB
Diperbarui 03 Nov 2016, 20:15 WIB
Agar Tak Rewel, Orang Tua Keji Suntikkan Heroin ke Anak Sendiri
Perbesar
Muak dengan anak yang rewel dan tak mau tidur, orang tua tega menyuntikkan heroin ke anaknya sendiri

Liputan6.com, Washington - Pasangan suami-istri dari Spanaway, Washington, ditangkap karena menyuntikkan tiga anak mereka dengan heroin. Tujuannya, agar mereka tidak rewel dan bisa lekas tidur di rumah yang penuh kotoran tikus dan jarum narkoba. 

Ashlee Hutt (24) dan Leroy Mciver (25) diduga menyuntikkan heroin pada anak-anak perempuan berusia 2 dan 4 tahun, serta anak laki-laki berusia 6 tahun. Kepada anak-anak itu, mereka dibujuk bahwa mereka disuntik dengan "jus tidur" atau "obat yang enak."

Penyidik mengatakan, mereka menemukan bekas tusukan dan memar pada tubuh anak-anak setelah mereka dikeluarkan dari rumah. Hasil tes menunjukkan dua anak terindikasi disuntikkan heroin dalam dosis rendah sementara anak ketiga hasilnya negatif.

Melansir dari Mirror, Kamis (03/11/2016), kedua orang itu ditangkap setelah seorang tetangga menelepon kantor Perlindungan Anak karena melihat mereka menyuntikkan sesuatu pada anaknya.

"Laporan itu begitu mengganggu. Dijelaskan kalau mereka disuntik heroin agar tak rewel dan mau cepat tidur," ujar juru bicara Sheriff County, Detektif Ed Taylor.

Yang menyedihkan, si anak yang berusia 6 tahun mengatakan pada penyidik bahwa orang tuanya memberinya obat yang membuatnya merasa enak. Padahal itu pertanda mereka mulai kecanduan.

 

Ashlee dan Leroy mengaku telah menjadi pecandu heroin sejak lama, jadi mereka merasa tak bersalah memberikan obat tersebut pada anak mereka. Malahan, rumah mereka memang sering digunakan sebagai tempat berkumpul untuk menikmati obat berbahaya itu.

Ketiga anak tersebut diselamatkan oleh Komisi Perlindungan Anak dan ditempatkan di panti asuhan untuk sementara. Kondisi mereka kini telah membaik dan sehat kembali.

Sementara kedua orang tua ditahan atas tiga dakwaan. Kini pasangan tersebut tengah menanti vonis dari pengadilan tinggi setempat.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya