Kafe Inspiratif Pekerjakan Wanita dengan Wajah Korban Air Keras

Oleh Azwar Anas pada 28 Okt 2016, 08:32 WIB
Diperbarui 28 Okt 2016, 08:32 WIB
Korban Penyiraman Air Keras
Perbesar
Kafe Ini Dilayani oleh Para Wanita dengan Wajah Korban Air Keras

Liputan6.com, Jakarta Tanpa sedikitpun terilintas untuk mendeskreditkan para korban penyiraman air keras yang mempunyai wajah cukup mengerikan. Hanya ingin tahu, bagaimana kira-kira perasaanmu, ketika berkunjung ke sebuah kafe dan dilayani oleh orang-orang yang pernah menjadi korban penyiraman air keras di wajahnya.

Dilansir WittyFeed.com, di warung kopi bernama Sheroes Hangout Anda mungkin akan tertegun sejenak saat menyeruput kopi atau sekadar menjajal menu makanan lainnya. Sebab semua pelayan di sana yang rata-rata wanita, memiliki wajah tak biasa lantaran menjadi korban penyiraman air keras.  

Sheroes Hangout berada di Uttar Pradesh, New Delhi, India. Kafe ini tak hanya menawarkan kopi dan menu-menu lezat namun juga menyajikan buku bacaan gratis serta cinderamata khas sana.

Yang paling menarik adalah, Sheroes tak punya patokan harga di daftar menu-menunya. Ia tidak ingin membebani para tamu yang datang. "Tradisi kami tidak meminta uang. Kami membiarkan para tamu memiliki waktu yang indah,"  ujar Rupa salah satu pegawai di kafe itu.

Artinya, pelanggan dibebaskan membayar berapapun sekehendak hati. "Kami tidak ingin para tamu memikirkan berapa jumlah uang yang harus ia keluarkan dari dompet," tambahnya.

Shereos Hangout didirikan oleh Yayasan Chaanv, tujuannya untuk memfasilitasi para penyandang cacat permanen akibat siraman air keras yang marak di India. Pada tahun 2013 kejahatan penyiraman air keras memakan banyak korban. Pemicunya sangat beragam, bisa karena penolakan cinta dan kekerasan rumah tangga.

"Kalian harus tahu, menjadi perempuan di India tidaklah mudah," ujar salah satu pegawai.

Keramahan serta kemurahan yang ditawarkan Shereos membuat kafe ini tak pernah sepi dari tamu. Selain itu desain artistik juga menyelimuti kafe ini. Begitu Anda memasuki kafe, Anda akan disapa oleh senyum hangat dari pelayan.

Pada akhirnya Anda tidak akan bergidik ngeri untuk berjumpa pada wajah-wajah mereka. Para pelayan itu telah diajari untuk percaya diri dan bersosialisasi dengan masyarakat. Dengan keramahan dan senyum yang mengembang, bukankah mereka tampak cantik?

(War)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6