Pesulap-pesulap Terhebat Sepanjang Sejarah

Oleh Sulung Lahitani pada 23 Jan 2015, 09:14 WIB
Diperbarui 23 Jan 2015, 09:14 WIB
Pesulap-pesulap Terhebat Sepanjang Sejarah
Perbesar
Kelihaian mereka bermain sulap membuat mereka dijuluki pesulap-pesulap terhebat sepanjang sejarah. Siapa saja?

Citizen6, Jakarta Dewasa ini, sulap tidak lagi dianggap sesuatu yang menakutkan. Beda dengan dahulu kala, seseorang yang bisa sulap dianggap penyihir dan harus dimusnahkan. Tak heran, kini sulap menjadi pekerjaan yang menjanjikan. Banyak orang yang tertarik belajar sulap dan menjadikannya ladang uang. 

Sulap mulai dipadukan dengan hal-hal lain, seperti memasak, acara pesta, dan berbagai trik agar sulap tampak menarik. Indonesia mempunyai pesulap terkenal yakni Deddy Corbuzier. Saking terkenalnya, ia bahkan membuat acara sendiri untuk mencari pesulap lain yang berbakat. 

Meski Deddy Corbuzier amat terkenal di Indonesia, tapi ada beberapa nama yang abadi dalam sejarah persulapan. Berikut nama-nama pesulap terhebat sepanjang sejarah tersebut.

1. David Copperfield

Tak diragukan lagi, David Copperfield menjadi salah satu pesulap terbaik sepanjang sejarah. Ia sudah cukup dikenal publik saat ia berusia 19 tahun. Namun yang membuatnya begitu terkenal adalah beberapa trik sulapnya yang menakjubkan.

Ia pernah melayang di atas Grand Canyon, berjalan lurus di Tembok Besar Cina seolah-olah tembok tersebut tidak ada, bahkan ia pernah membuat Patung Liberty lenyap di depan mata penonton.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2-4

2. Harry Houdini

Meski telah lama meninggal, namanya tetap mahsyur sebagai pesulap. Tak ada yang tak kenal dengannya. Ia dikenal dengan keahliannya meloloskan diri. Baik saat ditahan di dalam sel, diikat dengan jaket pengikat, dikurung dalam bangunan, diikat di dalam air, sampai dikubur hidup-hidup.

3. Penn & Teller

Kedua pesulap ini bermain sulap bersama sejak tahun delapan puluhan. Trik yang mereka lakukan termasuk menempatkan truk dengan delapan belas roda di atas Teller, terjebak di dalam tangki air, sampai dijatuhkan ke lautan paku.

Yang membuat mereka disayang para penggemar adalah mereka menunjukkan tahap demi tahap sulap yang mereka lakukan.

4. Criss Angel

Terkenal karena ilusi melayangnya. Ia pernah mempunyai acara sulap sendiri di televisi pada tahun 2005-2010. Di acara tersebut, ia beraksi dengan berjalan di atas air, memotong tubuhnya menjadi dua bagian, bahkan berjalan di atap bangunan tinggi tanpa pengaman.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5-7

5. Siegfried & Roy

Kedua orang ini pernah tampil selama satu dekade di salah satu tempat paling bergengsi di Las Vegas, the Mirage. Mereka biasa tampil bersama harimau putih dan singa. Sirgfried yang beraksi dengan menyulap, sedangkan Roy yang beraksi bersama hewan buas.

Sayang, pada tahun 2003 seekor harimau menggigit leher Roy. Meski beruntung bertahan hidup, mereka memutuskan pensiun.

6. David Blaine

Ia telah mengukir banyak prestasi dalam dunia sulap. Berikut beberapa prestasi yang ia ukir: seminggu dihabiskan untuk dikubur hidup-hidup, 63 jam berendam dalam balok es, 35 jam berdiri di pilar tinggi setinggi 36.000 m tanpa alat pengaman, 44 hari dihabiskan dalam kotak kaca tanpa makanan, serta 60 jam digantung terbalik.

7. Jean Eugene Houdin

Adalah orang yang sama berbeda dengan Houdini yang kita kenal. Sungguhpun, sebenarnya Houdini mempunyai nama panggungnya karena terinspirasi pada pesulap yang satu ini.

Houdin adalah pesulap yang terkenal pada abad ke-19. Sampai-sampai film the Prestige mengangkat beberapa kisah hidupnya ke dalam film.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

8-9

8. Sir Harry Blackstone

Pria yang satu ini mempopulerkan trik sulap “menggergaji seorang perempuan menjadi dua bagian.” Dia membuat terobosan besar dalam bisnis pertunjukan. Ia mengadakan pertunjukan bagi tentara selama Perang Dunia II. Sampai sekarang, trik sulapnya masih sering dimainkan pesulap lainnya.

9. Harry Agustus Jansen

Kalimat “Sim Sala Bim” tentunya tak asing bagi Anda. Meski awalnya berasal dari lagu anak-anak, Jansen atau yang lebih dikenal dengan Dante the Magician mempopulerkan kalimat tersebut saat ia bekeliling dunia dengan krunya pada pertengahan abad keduapuluhan.

Dante dianggap sebagai pesulap terbaik pada waktu itu. Sampai-sampai banyak yang menjuluki masa itu sebagai “Golden Age of Magic.”

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya