Para Pecandu Rokok Ini Tetap Bugar Sampai Usia Senja

Oleh Liputan6 pada 24 Jun 2014, 11:31 WIB
Diperbarui 24 Jun 2014, 11:31 WIB
Para Pecandu Rokok Ini Tetap Bugar Sampai Usia Senja
Perbesar
Namun di tempat lain, bahaya rokok itu tak pernah menjangkau orang-orang yang kebetulan tinggal di daerah-daerah jauh dari ibu kota ini.

Citizen6, Jakarta Asap rokok tidak sehat bagi kesehatan semua orang. Kenyataan itulah yang diyakini sebagian besar orang. Memang telah banyak fakta-fakta yang menyatakan bahwa merokok itu tidak sehat. Bahkan untuk para perokok pasif pun efeknya lebih buruk.
Rokok mengandung sekian ribu zat yang mematikan. Sehingga rokok dianggap berbahaya, karena itu penjualannya juga harus lebih terbatas, harus berusia minimal 18 tahun dan seterusnya.

Kampanye anti rokok pun terus dilakukan. Bahkan peringatan yang ada di bungkus rokok pun dirasa belum cukup. Hari ini, Selasa, 24 Juni 2014 bungkus peraturan baru diberlakukan, bungkus rokok, selain peringatan bahwa rokok bisa menyebabkan kanker dan lainnya, mulai sekarang ditambahkan gambar-gambar menyeramkan akibat yang ditimbulkan karena merokok.

Namun di tempat lain, bahaya rokok itu tak pernah menjangkau orang-orang yang kebetulan tinggal di daerah-daerah jauh dari ibu kota ini. Rupanya mereka mempunyai konsep sehat sendiri.

Sigit Budhi Setiawan dan Marlufti Yoandinas memaparkan fakta-fakta bahwa merokok itu tidak menyebabkan penyakit seperti yang diinformasikan selama ini.

Melalui buku “Mereka yang Melampaui Waktu, Sigit Budi yang sebagian besar hidupnya dilalui di kota tembaku Jember itu menjumpai orang-orang yang tetap bugar meskipun mereka merokok dari usia muda sampai sekarang mendekati senja.
Di dalam buku setebal 194 halaman ini, kedua penulis ini mengisahkan sosok-sosok renta namun mereka tidak pernah sakit serius, apalagi sakit serius. Beberapa contohnya misalnya:

-    Atmo Diharjo yang kini sudah berusia 92 tahun. Kakek yang tinggal sendiri ini tetap bisa menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai petani di daerah Gunung kidul Yogyakarta. Atmo Diharjo merokok sejak usia muda

-    Ni Wayan Kentel, perempuan Bali ini saat ini telah berusia 79 tahun. Kesibukan hariannya adalah berkeliling kampong menjajakan dagangannya. Perempuan ini mengaku telah merokok sejak usia 15 tahun dan sampai sekarang masih sehat.

Ada duapuluhan cerita tentang orang-orang yang mempunyai kebiasaan merokok sejak muda namun tetap sehat dan tak pernah sakit sampai usia senja. Bagaimana para dokter melihat fakta-fakta ini?

Pengirim:

Andri Gozali


Disclaimer:

Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.

Anda juga bisa mengirimkan link postingan terbaru blog Anda atau artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com

Mulai Senin, 23 Juni sampai 29 Juni Citizen6 mengadakan program menulis bertopik ke-14 dengan topik "Persiapan Menjelang Puasa Ramadan". Info selengkapnya bisa dilihat di sini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya