Simak, Kumpulan Hoaks Seputar Presiden Jokowi Terbaru

Oleh Adyaksa Vidi pada 30 Sep 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 13:32 WIB
Presiden Jokowi Anugerahi Gelar Pahlawan Nasional ke Enam Tokoh
Perbesar
Presiden Jokowi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks seputar Presiden Jokowi masih terus beredar di masyarakat. Hoaks ini disebarkan melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks seputar Presiden Jokowi terbaru? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Jokowi Marah ke Para Menteri Akibat Demo Kenaikan Harga BBM

Sebuah video yang diklaim Presiden Jokowi marah-marah ke para menteri akibat demo kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 18 September 2022.

Video berdurasi 10 menit 11 detik itu menampilkan Jokowi saat sedang memberikan arahan di depan para menterinya. Pada cuplikan video, Jokowi mengatakan, akan mempertaruhkan reputasi politiknya demi rakyat Indonesia.

"Kita harus ngerti ini, jangan biasa-biasa saja. Kita yang berada di sini ini, bertanggung jawab kepada 260 juta penduduk Indonesia. Kalau mau minta perpu lagi, saya buatin perpu. Asal untuk rakyat, asal untuk negara, saya pertaruhkan reputasi politik saya," kata Jokowi dalam video tersebut.

Pada video, juga terdapat narasi bahwa Jokowi marah besar kepada para menteri akibat adanya demo terkait kenaikan harga BBM.

"Jokowi Marah Besar Kepada Menteri Dan Kabinetnya Di Tengah Panas Nya Pendemo Kenaikan BBM Dimana2," demikian narasi dalam video.

"Virall.!! Jokowi Marah Besar Akibat Kenaiakn BBM Dan Beberapa Harga Pokok Yang Melambung Tinggi," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1,4 juta kali ditonton dan mendapat 22 ribu komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu Jokowi marah kepada para menteri akibat demo kenaikan harga BBM? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Artikel CNNIndonesia.com Ganjar Pranowo - Jokowi di Pilpres 2024

Beredar postingan foto artikel CNNIndonesia.com dengan gambar Ganjar Pranowo dan Jokowi di Pilpres 2024. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 15 September 2022.

Dalam postingannya terdapat artikel CNNIndonesia.com berjudul "MK: Presiden Dua Periode Tak Dilarang Maju Cawapres"

Artikel itu disertai gambar Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi dengan narasi "Ganjar-Jokowi, RI1 - RI2 Pilpres 2024".

Akun itu juga menambahkan narasi: "Wis pokoke jos"

Lalu benarkah postingan foto artikel CNNIndonesia.com dengan gambar Ganjar Pranowo dan Jokowi di Pilpres 2024? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Ratu Elizabeth II Ingin Jadikan Presiden Jokowi Sebagai Pewaris Takhta

Beredar kembali di media sosial postingan yang mengklaim Ratu Elizabeth II ingin menjadikan Presiden Jokowi sebagai pewaris takhta. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 September 2022.

Dalam postingannya terdapat gambar Presiden Jokowi menggunakan mahkota kerajaan bersanding dengan Ratu Elizabeth II.

Postingan itu disertai narasi:

"Ratu Elizabeth II Tertarik Menjadikan Jokowi Pewaris Takhta, Ratu: Dia Orang Jujur Dan Sederhana"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Ratu Elizabeth II ingin menjadikan Presiden Jokowi sebagai pewaris takhta? Simak dalam artikel berikut ini...

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya