6 Hoaks Sepekan, dari Demo BBM Rusuh sampai Ratu Elizabeth II Meninggal

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 25 Sep 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 21:00 WIB
Ilustrasi Hoaks Hoax
Perbesar
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Liputan6.com, Jakarta- Hoaks yang beredar di media sosial semakin beragam, kondisi ini menuntut kita agar lebih jeli dalam mempercayai informasi yang didapat agar tidak menjadi korbannya.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi sejumlah informasi yang beredar di media sosial, hasilnya sebagian terbukti hoaks.

Berikut kumpulan 6 hoaks yang beredar dalam sepekan.

ย WHO Nyatakan Akhir Pandemi Covid-19 pada 14 September 2022

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim WHO menyatakan akhir pandemi Covid-19 14 September 2022. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Twitter pada 17 September 2022.

Unggahan tersebut berupa tayangan video Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan pernyataan sebagai berikut.

"We're not there yet? But the end is in sight. We have never been in a better position to end the pandemic."

Dengan terjemahan sebagai berikut.

"Kita belum sampai? Tapi akhir sudah di depan mata. Kami tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi."

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"WHO menyatakan akhir dari Plandemit Covid 19 per tanggal 14 September 2022

@KemenkesRI ga cape kalian haaa...@GratisTerbaik @MprAldo Teruslah Berjuang๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅWe fight togetherโœŠNext PLANDEMIC Will come"

Benarkah klaim WHO menyatakan akhir pandemi Covid-19 14 September 2022? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini.

ย 

Video Demo Rusuh Tolak Kenaikan Harga BBM pada 22 September 2022

ย Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video demo rusuh menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 22 September. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 September 2022.

Unggahan klaim video demo rusuh menolak kenaikan harga BBM pada 22 September 2022 tersebut menampilkan sejumlah orang terlihat berkerubung di area terbuka di antara gedung dan bangunan, dalam video tersebut terlihat sebuah bangunan di sudut ruang terbuka tersebut terbakar. Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"ADA KABAR DARI IBUKOTA NEGARA DAN KALIAN TIDAK AKAN MENEMUKAN BERITA INI DITV-TV DIRUMAH ANDA

22 September 2022 Jakarta

Demo menolak kenaikan BBMRUSUH

Massa yang mana ni membakar

aparat bertidak arogansi"

Benarkah klaim video demo rusuh menolak kenaikan harga BBM pada 22 September 2022? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Hoaks Selanjutnya

Video Gempa di Papua Nugini

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video gempa Papua Nugini dengan magnitudo 7,6. Informasi tersebut diunggah akun Facebook, pada 13 Sepetember 2022.

Unggahan klaim video gempa di Papua Nugini dengan magnitudo 7,6 menampilkan orang berlarian sambil berteriak menyaksikan permukaan tanah dan jalan yang terbelahย disertai dengan guncangan sehingga meruntuhkanย sejumlah bangunan. Video terlihat direkam di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina dan terdapat petunjuk arah dengan bertuliskan bahasa Indonesia "Masuk".ย 

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Earth Split at the Time of the Earthquake ๐Ÿ˜ฑ #PapuaYeniGine Earthquake with a magnitude of 7.6 split the ground layer like this ๐Ÿ˜ณ๐Ÿ˜ฑ"

Benarkah klaim video gempa di Papua Nugini dengan magnitudo 7,6? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

ย 

ย The Simpsons Prediksi Waktu Ratu Elizabeth II Meninggal

ย Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim The Simpsons prediksi waktu Ratu Elizabeth II meninggal. Kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 September 2022.

Unggahanย klaim The Simpsons prediksi waktu Ratu Elizabeth II meninggal tersebut berupa rangkaian gambar kartun, gambar pertama menampilkan seorang wanita sedang berdiri dengan latar belakang sejumlah orang salah satunya adalah Homer Simpson, dalam gambar tersebut terdapat tulisan 2014.

Gambar berikutnya menampilkan kartun seorang yang sedang terlihat berbaring dan menutup mata dan terdapat tulisan "Elizabeth II 1926-2022".

Unggahan tersebut diberi keterangan "The Simpsons again ๐Ÿ˜".

Benarkah klaim The Simpsons prediksi waktu Ratu Elizabeth II meninggal? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini.


Hoaks Berikutnya

Bawang Merah Bisa Mengobati Luka Gigitan Ular Kobra

ย Klaim tentang bawang merah bisa mengobati luka gigitan ular kobra beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 11 September 2022 lalu.

Akun Facebook tersebut mengunggah video seorang wanita yang membagikan tips mengobati luka akibat gigitan ular kobra dengan bawang merah. Video itu diberi judul "BILA DIPATUK ULAR JANGAN PANIK".

"Apabila kita tergigit ular berbisa, anda secepatnya lari ke rumah terdekat, minta bawang merah, enggak usah dikupas guys.

Langsung aja dikunyah sampai lembut, terus tempelkan saja pada bagian yang tergigit Insya Allah, sembuh seketika.

Ini penangkal oleh-oleh loh dari orang dayak Kalimantan Timur. Pengalaman teman pernah digigt kobra dan terkena bisanya sampai sudah membengkak.

Begitu aku tanya, katanya terkena ular kobra dan ambil bawang terus dikunyah lembut dan balurkan ke bagian yang luka. Alhasil guys, lima menit kemudian langsung kempes. Nah, semoga bisa membatu untuk semua orang ya. Terima kasih," demikian pernyataan seorang wanita dalam video tersebut.

"Bila digigit ular...," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 20 ribu kali ditonton dan mendapat 13 komentar dari warganet.

Benarkah bawang merah bisa mengobati luka gigitan ular kobra? Berikut penelusurannya.

ย 

Telegram Bagikan Hadiah Senilai Rp 500 Ribu

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi Telegram bagikan hadiah senilai Rp 500 ribu. Informasi tersebut beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

Informasi Telegram bagikan hadiah senilai Rp 500 ribu disebar lewat akun WhatsApp yang mengklaim dari pihak Telegram dengan menyebar informasi seperti berikut.

"๐—”๐˜€๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ๐˜‚๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐—บ ๐—ช๐—ฟ. ๐—ช๐—ฏ.๐—›๐—ฎ๐—น๐—น๐—ผ ๐—ž๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ.!!

๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ฎ๐˜†๐—ฎ @๐—ฅ๐—ถ๐˜‡๐—ธ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—ง๐—˜๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—ฅ๐—”๐—  ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ฎ,,

๐Ÿค๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง๐Ÿค๐—ก๐—ผ๐—บ๐—ผ๐—ฟ ๐—ฝ๐—ผ๐—ป๐˜€๐—ฒ๐—น ๐—ธ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ธ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฎ๐—ณ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—˜๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—ฅ๐—”๐—  ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐˜๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฟ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—ง๐—˜๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—ฅ๐—”๐— .

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ธ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—บ๐—ฎ ๐—ต๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ๐—ต ๐—š๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐˜€ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ง๐—˜๐—Ÿ๐—˜๐—š๐—ฅ๐—”๐—  ๐˜€๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ฅ๐—ฝ500.000

๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—น๐—ฎ๐—ด๐—ถ ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ฎ ๐—ฎ๐—ฝ๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜€๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ถ (1๐— ) ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ฎ.!

๐—ž๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐˜‚๐—น๐˜‚ ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ธ ๐—ถ๐—ป๐—ถ, ๐—บ๐—ฎ๐˜‚ ๐—บ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—บ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ผ๐—ฟ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฎ๐—ณ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐˜๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ผ๐—ฟ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ.??๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ

-----------------------------------------------

โ•‘โ–Œโ”‚โ–ˆโ•‘โ–Œโ”‚ โ–ˆโ•‘โ–Œโ”‚โ–ˆโ”‚โ•‘โ–Œโ•‘โ•‘โ–Œโ”‚โ–ˆโ•‘โ–Œโ”‚ โ–ˆโ•‘โ–Œโ”‚โ–ˆโ”‚โ•‘โ–Œโ•‘"

Benarkah informasi Telegram bagikan hadiah senilai Rp 500 ribu? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.comย di sini.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

ย 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya