Bawaslu Kulon Progo Deklarasi Pemilu Bersih dari Hoaks dan Ujaran Kebencian

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 16 Agu 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 16 Agu 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi Pemilu 2019
Perbesar
Badut berbentuk kotak suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), ondel-ondel, dan marching band ikut meramaikan pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendeklarasikan 'Pemilu Bersih' untuk menyukseskan dan mengawal pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati mengatakan, tugas Bawaslu tidak hanya melakukan pengawasan dan menyelesaikan sengketa, namun diberi amanah undang-undang untuk melakukan pencegahan.

"Deklarasi ini merupakan bagian dari usaha kami melakukan pencegahan yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal Pemilu 2024," kata Ria dilansir dari Antara, Senin (15/8/2022).

Ia menambahkan, 'Pemilu Bersih' ini sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama Bawaslu Kulon Progo melakukan pengawasan setiap tahapan Pemilu 2024.

"Yang harus dilakukan Bawaslu dan KPU memberikan edukasi apa saja yang perlu dilakukan dan diawasi saat menemukan pelanggaran," ucap dia.

Menurut Ria, setiap tahapan pemilu pasti ada potensi pelanggaran, seperti daftar pemilih, orang-orang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih, dan paling banyak pelanggaran pada tahapan kampanye.

"Saat kampanye biasanya ada politik uang, SARA, penyalahgunaan wewenang, netralitas ASN, dan TNI/Polri menjadi potensi pelanggaran. Namun hal yang perlu kita waspadai adalah bagaimana ujaran kebencian dan hoaks di media sosial harus dipetakan," tambah Ria.

Sementara, Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini mengatakan Polres Kulon Progo siap mengamankan seluruh rangkaian Pemilu 2024. Polres Kulon Progo siap bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu Kulon Progo maupun Kejaksaan terkait Gakkumdu.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya