Simak, Deretan Hoaks Seputar Minyak Goreng

Oleh Adyaksa Vidi pada 07 Agu 2022, 16:00 WIB
Diperbarui 07 Agu 2022, 16:00 WIB
Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Masih Diangka 15 Ribu Rupiah per Liter
Perbesar
Ilustrasi hoaks seputar minyak goreng. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa meresahkan masyarakat terutama yang menyangkut kebutuhan pokok seperti minyak goreng. Hoaks ini biasanya disebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terkait minyak goreng? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Video Evakuasi Minyak Goreng Kemasan di Laut Jawa

Sebuah video yang diklaim evakuasi minyak goreng kemasan di Laut Jawa beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 2 Agustus 2022.

Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan ratusan minyak goreng kemasan mengambang di laut. Seorang pria terlihat berenang sambil mengambil minyak goreng kemasan tersebut dari laut.

Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar evakuasi minyak goreng kemasan di sekitar Laut Jawa.

"Evakuasi minyak goreng ditengah laut milik siapa ini Menurut info kejadian ini di sekitar laut jawa," tulis salah satu akun Faceboook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 17 ribu kali ditonton dan mendapat 10 respons dari warganet.

Benarkah video tersebut merupakan evakuasi minyak goreng kemasan di Laut Jawa? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Foto Ini Menko Luhut Kenakan Baju Lebaran ASN Bergambar Berbagi Kemasan Minyak Goreng

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengenakan baju lebaran ASN bergambar berbagai kemasan minyak goreng.

Klaim foto Menko Luhut mengenakan baju lebaran ASN bergambar berbagai kemasan minyak goreng diunggah salah satu akun Facebook, pada 16 April 2022.

Foto yang diunggah menampilkan Menko Luhut sedang berpose tersenyum dengan latar belakang benda berwarna merah seperti bender dan mengenakan kemeja bergambar berbagai kemasan minyak goreng.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut

"Baju Lebaran ASN ...Wuihh..🤣🤣

#SegalaMerkMigor"

Benarkah foto Menko Luhut kenakan baju lebaran ASN bergambar berbagai kemasan minyak goreng? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Informasi Cara Mendeteksi Minyak Goreng Limbah

Klaim cara mendeteksi minyak goreng limbah dengan memasukkan ke dalam lemari pendingin atau kulkas beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 29 Maret 2022.

Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi cara mendeteksi minyak goreng limbah atau bukan. Berikut narasinya.

"HATI-HATI DAN WASPADA

Minyak goreng saat ini banyak beredar dgn merk baru.

1. Masukkan minyak goreng ke dlm kulkas selama 2 jam, jika ada busa putih itu artinya minyak goreng limbah

2. Waktu menumis sayur taruh sedikit bawang putih kalau bawang putih berubah menjadi merah itu tandanya minyk yg kita pakai adalah minyak limbah (Minyak yg baik bawang putih yg sudah di tumis wrnanya putih kecoklatan)

3. Masukkan minyak goreng ke dlm mangkok tambahkan sesendok mentega kuning, jika minyak tdk berubah warna maka minyaknya aman tuk di konsumsi," demikian narasi dalam konten tersebut.

"Hati2 ya bestie ‼️‼️" tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1.400 kali dibagikan dan mendapat 34 komentar warganet.

Benarkah cara tersebut bisa mendeteksi minyak goreng limbah atau tidak? Simak dalam artikel berikut ini...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya