Polisi Siber Ukraina Blokir 1 Juta Bot Penyebar Hoaks

Oleh Adyaksa Vidi pada 05 Agu 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 05 Agu 2022, 12:02 WIB
Ilustrasi hoax
Perbesar
Ilustrasi hoaks. (via: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi Siber Ukraina (SSU) mengatakan telah menonaktifkan satu juta bot di berbagai media sosial yang menyebarkan hoaks terkait konflik dengan Rusia. Bot ini diklaim bertujuan untuk mengacaukan situasi politik dan sosial di Ukraina.

Dilansir dari Bleeping Computer, bot itu dijalankan dari tiga kota berbeda yakni Kyiv, Kharkiv, dan Vinnytsia. Bot itu menggunakan lima ribu simcard untuk mendaftar sebagai akun baru di platform media sosial.

Selain itu operator bot itu juga menggunakan 200 server proxy yang memalsukan alamat IP dan menghindari deteksi aktivitas penipuan dan blokir dari platform media sosial.

SSU menyebut investigasinya mengarahkan operator bot ini berasal dari Rusia. Namun mereka masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku lain.

Pada Maret 2022, SSU juga pernah memblokir lima peternakan bot yang mengoperasikan 100 ribu akun palsu di media sosial yang bertugas untuk menyebarkan berita palsu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya