Jelang Pemilu 2024, Literasi Digital Makin Vital Cegah Perpecahan Masyarakat

Oleh Adyaksa Vidi pada 04 Jul 2022, 16:00 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 09:03 WIB
Ilustrasi - Logistik Pemilu. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Perbesar
Ilustrasi Pemilu 2024. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Liputan6.com, Jakarta - Pencegahan hoaks, ujaran kebencian, hingga kampanye hitam di media sosial terus dilakukan jelang Pemilu 2024. Hal ini untuk mencegah timbulnya perpecahan di antara masyarakat karena masalah tersebut.

Hingga tahun 2021 pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana 170 juta pengguna menggunakan media sosial. Jumlah ini setara dengan 61,8 persen dari total populasi Indonesia.

Sayangnya menurut Survei Literasi Digital di Indonesia pada tahun 2021, indeks atau Skor Literasi Digital Indonesia berada pada angka 3,49 atau masuk dalam kategori sedang.

"Kita sudah mengamati bersama di media sosial, sudah mulai banyak yang melakukan kampanye hitam dan doxing. Masyarakat tidak boleh mudah percaya dengan hoaks atau berita palsu," ujar Kabid Program& Aptika RTIK Indonesia, Selamet dalam webinar Makin Cakap Digital di Kota Malang beberapa waktu lalu.

"Literasi digital harus ditingkatkan sehingga kita pelan-pelan memahami. Minimal mulai dari diri sendiri seperti tidak menyebar konten negatif, tidak mudah like konten ujaran kebencian, dan tidak terlibat gerakan separatis di online," ujarnya menambahkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya