Polda Kalsel Ajak Mahasiswa Tangkal Hoaks soal Pemilu 2024

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 26 Jun 2022, 11:07 WIB
Diperbarui 26 Jun 2022, 11:07 WIB
Ilustrasi Pemilu 2019
Perbesar
Badut berbentuk kotak suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), ondel-ondel, dan marching band ikut meramaikan pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggandeng mahasiswa guna menekan penyebaran hoaks menjelang Pemilu 2024 yang diperkirakan bakal marak di masyarakat.

"Kami ingin generasi muda yang dimotori mahasiswa bisa aktif mengedukasi masyarakat terkait ancaman penyebaran hoaks," kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa'i dilansir dari Antara, Minggu (26/6/2022).

Menurut dia, peran mahasiswa paling tepat ditonjolkan mengingat hoaks dominan menyebar di media sosial yang notabene menjadi konsumsi anak muda.

Oleh karena itu, Rifa'i optimis, mahasiswa dapat melawan hoaks dan menyebarkan informasi valid ke masyarakat. 

Dia mengajak, masyarakat cerdas bermedia sosial agar tidak mudah tertipu informasi menyesatkan, termasuk terkait berita Pemilu 2024.

Rifa'i meminta, jangan sampai karena perbedaan pilihan pada Pemilu 2024 menimbulkan perpecahan bangsa.

"Kondusivitas daerah adalah hal utama yang harus kita jaga. Kalsel harus aman dan damai selama proses Pemilu 2024 hingga terpilihnya pemimpin bangsa," ucap dia.

Sebelumnya, pemerintah bersama DPR RI dan penyelenggara pemilu sepakat pemungutan suara pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD RI dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Februari 2024.

Sementara pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota dilaksanakan pada hari Rabu, 27 November 2024.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya