Pandemi COVID-19 Tak Sampai Menghentikan Pembangunan Infrastruktur Digital Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 25 Mei 2022, 15:30 WIB
Diperbarui 25 Mei 2022, 15:30 WIB
Menkominfo RI Johhny G Plate (kiri) dan President Google Asia Pacifik Scoot Beamount (kanan), pada sela-sela acara World Economy Forum di Davos, Swiss, Senin (23/05/2022)
Perbesar
Menkominfo Johhny G Plate dan President Google Asia Pacifik Scoot Beamount di sela-sela acara World Economy Forum di Davos, Swiss, Senin (23/05/2022). Dok: Biro Humas Kominfo

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G Plate, menyebuat, pandemic COVID-19 tidak sampai menghentikan transformasi digital Indonesia. Hal diungkap Johnny dalam ajang World Economy (WEF) 2022 di Davos, Swiss, Senin (23/5) waktu setempat.

“Pada gelaran WEF 2020 saya menggambarkan potret infrastruktur di Indonesia, sekarang saya berikan update bahwa COVID-19 tidak menyetop Indonesia untuk meneruskan pembangunan infrastruktur digital mulai dari pembangunan layer backbone, fiber optic, dan the last mile,” kata Johhny dikutip dari Antara.

Pemerintah saat ini telah membangun jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 459.111 km, pembangunan lebih dari 500 ribu BTS untuk mengoptimalisasikan jaringan 4G serta penyediaaan sembilan satelit dalam rangka mendukung kebutuhan telekomunikasi dan digital di Indonesia, di antaranya didukung oleh satelit SATRIA-I dan Hot Backup Satellite (HBS).

Harapan Johhny yaitu melalui pengembangan infrastruktur TIK dan inisiatif bertujuan mendukung ekonomi digital dapat mengembangkan pertumbuhan sektor digital mulai dari e-commerce, edutech, fintech, bank digital, dan telehealth.

Dalam rangka mendukung agenda transformasi digital, Kementerian Kominfo telah melakukan pengembangan sumber daya digital Indonesia melalui program digital talent, yang di mana pada keterampilan digital dasar tersebut memberikan pelatihan kepada 12,6 juta peserta, dan menargetkan 5,5 juta peserta pada 2022.

Keterampilan digital menengah mencapai 223.000 peserta hingga 2021 dan ditargetkan mencapai 200 ribu peserta pada 2022. Selain itu, keterampilan digital tingkat lanjut telah memberikan pelatihan untuk 370 peserta.

Konferensi tingkat tinggi yaitu World Economic Forum Annual Meeting dihadiri oleh beberapa kepala negara, pimpinan perusahaan global, pemimpin organisasi politik, penemu di bidang sains dan kebudayaan dari 90 negara.

Dea Amanda/Universitas Multimedia Nusantara

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/2897733/menkominfo-sampaikan-transformasi-digital-indonesia-di-wef-2022

 

 

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya