Video Hoaks Sepekan: Perampokan Bersenjata Tewaskan Tiga Orang di Citra 6 hingga Minuman Red Bull Positif Covid-19

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 23 Mei 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 23 Mei 2022, 17:00 WIB
ilustrasi Hoax
Perbesar
ilustrasi Hoax{Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk video.

Satu di antaranya video yang menyebut ada perampokan bersenjata yang menewaskan tiga orang di Citra 6. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 21 Mei 2022. Dalam postingannya terdapat video berdurasi 30 detik dengan narasi "Perampokan bawa senjata api citra 6, 1,5 M/ 3 orang tewas."

Dalam video si perekam mengucapkan "Diinfokan untuk temen-temen di wilayah Citra 6 telah terjadi perampokan dengan bersenjata api. Tiga orang tewas nih. Di citra 6 telah terjadi perampokan senilai Rp 1,5 miliar. Kalau ada di Citra 6 merapat nih."

Akun tersebut juga menambahkan narasi, "Kabar Terkini…"

Namun setelah ditelusuri, postingan video yang menyebut ada perampokan bersenjata yang menewaskan tiga orang di Citra 6 adalah hoaks.

Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menegaskan bahwa tidak ada insiden perampokan di Citra 6 Kalideres, Jakarta Barat.

Selain video perampokan bersenjata yang menewaskan tiga orang di Citra 6, terdapat video hoaks lainnya yang telah ditelusuri selama sepekan. Berikut rangkumannya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 


Kokain di Meja Kerja Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Ada Kokain di Meja Kerja Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (sumber: Facebook).
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Ada Kokain di Meja Kerja Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (sumber: Facebook).

Sebuah video yang diklaim terdapat narkoba jenis kokain di meja kerja Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 23 April 2022.

Video berdurasi 12 detik itu memperlihatkan Zelensky tengah berada di suatu ruangan. Ia duduk di meja kerja sambil melakukan panggilan video lewat laptopnya.

Namun, ada serbuk dan kartu ATM di meja yang dipakai Zelensky. Video itu kemudian dikaitkan bahwa Zelensky kecanduan kokain.

"Tahukah Anda bahwa Zelensky kecanduan kokain?" tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 637 kali ditonton dan mendapat beberapa kali respons warganet.

Setelah ditelusuri, video yang diklaim terdapat narkoba jenis kokain di meja kerja Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ternyata tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan hasil rekayasa digital.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

 


Minuman Red Bull Positif Covid-19

Penelusuran klaim video minuman Red Bull positif Covid-19
Perbesar
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video minuman Red Bull positif Covid-19

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video minuman Red Bull positif Covid-19. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 April 2022.

Unggahan klaim video minuman Red Bull positif Covid-19 menampilkan seorang pria menggunakan pakaian pelindung melakukan pengujian Red Bull menggunakan tes antigen dan meneteskan cairan Red Bull ke alat tes antigen, selang beberapa waktu alat tersebut memperlihatkan garis merah pada huruf T dan samar pada huruf C.

Dalam video tersebut terdapat tulisan "RED BULL-Positive for CooVIDD"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"WHAT..????

Minuman Red Bull positif C19..??? 🤣🤣🤣😅"

Setelah ditelusuri, video yang diklaim minuman Red Bull positif Covid-19 ternyata tidak benar. Efek kabur dan tampaknya positif pada zat tidak valid, dan dapat diinduksi secara kimia karena penghancuran reagen menggunakan bahan asam, seperti minuman ringan atau minuman energi.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya