Cek Fakta: Tidak Benar Klaim Video Minuman Red Bull Positif Covid-19

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 20 Mei 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 20 Mei 2022, 17:25 WIB
Penelusuran klaim video minuman Red Bull positif Covid-19
Perbesar
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video minuman Red Bull positif Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video minuman Red Bull positif Covid-19. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 April 2022.

Unggahan klaim video minuman Red Bull positif Covid-19 menampilkan seorang pria menggunakan pakaian pelindung melakukan pengujian Red Bull menggunakan tes antigen dan meneteskan cairan Red Bull ke alat tes antigen, selang beberapa waktu alat tersebut memperlihatkan garis merah pada huruf T dan samar pada huruf C.

Dalam video tersebut terdapat tulisan "RED BULL-Positive for CooVIDD"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"WHAT..????

Minuman Red Bull positif C19..??? 🤣🤣🤣😅"

Benarkah klaim video minuman Red Bull positif Covid-19? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.


Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video minuman Red Bull positif Covid-19, dengan menangkap layar video untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Yandex dan Google Image, namun tidak ditemukan hasil gambar yang identik.

Kemudian dilanjutkan menggunakan Google Search dengan kata kunci 'Covid-19 positive redbull drink'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Όχι, ΔΕΝ βρέθηκε θετικό στον κορωνοϊό ένα ενεργειακό ποτό σε τεστ αντιγόνων" yang dimuat situs ellinikahoaxes.gr, pada 23 Februari 2021.

Situs ellinikahoaxes.gr juga mengulas klaim video minuman Red Bull positif Covid-19, dalam artikel tersebut pihak  perusahaan yang merancang dan memproduksi tes ini melalui juru bicara Siemens Healthcare GmbH, Mr Thorsten Opderbeck mengatakan, jika mereka menemukan virus SARS-CoV-2, maka terjadi reaksi dengan antigen virus. Ini membuat warna nugget terlihat - garis berwarna menjadi terlihat pada hasil tes (titik bertanda C dan T).

Tapi ini juga terjadi ketika antigen dalam garis uji dirusak dengan minuman ringan seperti Coca Cola, Red Bull dan sebagainya, inilah sebabnya mengapa garis berwarna menjadi terlihat.

Hasil positif dari penggunaan sampel yang tidak sesuai dan tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam tes diagnostik untuk SARS-CoV-2, tidak ada indikasi yang dapat diandalkannya alat diagnostik untuk virus ini.

Efek kabur dan tampaknya positif pada zat tidak valid, dan dapat diinduksi secara kimia karena penghancuran reagen menggunakan bahan asam, seperti minuman ringan atau minuman energi.

Oleh karena itu, percobaan dengan Red Bull tidak valid dan, oleh karena itu, tidak menunjukkan ketidakandalan tes antigen cepat untuk virus SARS-CoV-2.

Sumber:

https://www.ellinikahoaxes.gr/2021/02/23/red-bull-not-positive-for-covid-19/


Kesimpulan

Penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim video minuman Red Bull positif Covid-19 tidak benar.

Efek kabur dan tampaknya positif pada zat tidak valid, dan dapat diinduksi secara kimia karena penghancuran reagen menggunakan bahan asam, seperti minuman ringan atau minuman energi.

 

Banner Cek Fakta: Salah
Perbesar
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya