Kumpulan Hoaks Seputar Lowongan Kerja Tenaga Kesehatan, dari Dokter sampai Vaksinator

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 19 Mei 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 19 Mei 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi Hoaks Hoax
Perbesar
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Liputan6.com, Jakarta- Tenaga kesehatan menjadi salah satu profesi yang diminati sebagian orang, informasi seputar lowongan kerja seputar posisi tersebut pun beredar di tengah masyarakat.

Informasi seputar lowongan kerja tenaga kesehatan ternyata tidak semua benar, hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com membuktikan sebagian informasi tersebut hoaks dengan modus penipuan.

Agar tidak menjadi korban penipuan akibat mepercayai hoaks seputar tenaga kesehatan kita harus mewaspadai informasi yang didapat, dengan memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Selain itu, untuk memastikan benar atau salah informasi yang diperoleh kita bisa melakukannya sediri secara online, simak carannya dalam halaman berikut ini.

Berikut kumpulan hoaks lowongan kerja tenaga kesehatan.

1. Surat Pengangkatan Tenaga Honorer Kemenkes Tanpa Tes

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi surat pengangkatan tenaga honorer Kementerian Kesehatan menjadi CPNS tanpa tes, informasi tersebut beredar di tengah masyarakat.

Informasi surat pengangkatan tenaga honorer Kementerian Kesehatan menjadi CPNS tanpa tes berupa surat dengan kop surat Kementerian Kesehatan dan nomor surat FR.03.02/5/0235/2022 diterbitkan pada 10,Mei 2022

Surat tersebut berbunyi sebagai berikut.

"Merujuk hasil Keputusan Bersama antara Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Pemerintah menetapkan Pengangkatan tenaga Kesehatan Lewat Informasi Khusus untukmengisi kuota kekosongan CPNS tahun 2022. ada empat jenis tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PNS tanpa tes. tenaga Guru, tenaga Kesehatan, tenaga Penyuluh Pertanian, Peternakan, Perikanan, Tenagah Teknis yang sangat dibutuhkan Pemerintah syarat Honorer diangkat CPNS. Berikut syarat Honorer dan batas usia Kerja. masa kerja lima tahun keatas.

Ada pun Kriteria yang dimaksud:

1.Tenaga Honorer 35 tahun keatas(KTP)

2.Tenaga Honorer harus memiliki Surat Tanda Registrasi(STR) yang masih Berlaku.

3.Tenaga Honorer Punya masakerja 1-5 Tahun secara terus menerus.

Rekomen ini ditindaklanjuti ke BKN pusat Jakarta. Untuk ditindak lanjuti hubungi bagian Biro Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara Drs.Yuddy Kuswanto M.M dinomor 0813-1371-4449 paling lambat sampai 18 Mei2022."

Surat tersebut dibubuhi tandantangan elektronik yang mengklaim sebagai Plt.Kepala Biro Kepegawaian drg.Inda Torisia Hatang, MKMNIP 197307132002122005

Benarkah informasi surat pengangkatan tenaga honorer Kementerian Kesehatan menjadi CPNS tanpa tes? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

 


Hoaks Berikutnya

2.  Lowongan Kerja Vaksinator Booster di Dinkes Kabupaten Tulungagung

Beredar di media sosial postingan terkait lowongan kerja sebagai staf vaksinasi atau vaksinator covid-19 booster di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini. 

Dalam postingannya terdapat narasi sebagai berikut:

"Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Dinas Kesehatan Kab. Tulungagung

Membutuhkan posisi

1. Staff vaksinasi booster (min D3/S1)

2. Staff Kantor Pelayanan Kesehatan (SMA/SMK)

3. Tata Usaha Umum

Info Lengkap CP

0857855564xx

Alamat Kantor:

Jl. Pahlawan No 1 Kedung Indah, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur"

Lalu benarkah postingan yang menyebut Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sedang membuka lowongan kerja sebagai staf vaksinasi booster? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.

 

3. Hoaks Lowongan Kerja Dokter Pribadi Catut Nama BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat waspada terkait adanya hoaks pesan berantai yang mencatut lembaga itu. Pesan berantai itu beredar sejak awal pekan ini.

Dalam pesan berantai yang beredar disebutkan BNPB membuka lowongan untuk dokter pribadi. Berikut isi pesan berantai tersebut:

"[LOWONGAN DOKTER PRIBADIFULL TIMER - EFEKTIF SEGERA]

Dibutuhkan dokter pribadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia di BNPB JI. Pramuka Kav. 38 Jakarta Timur

Jobdesc

1. Melakukan pengawasan ketat pada kesehatan Kepala BNPB

2. Memastikan Kepala BNPB selalu fit dan bugar dalam melaksanakan tugas kenegaraan

3. Memeriksa kesehatan Kepala BNPB secara rutin baik pemeriksaan dasar secara mandir maupun pemeriksaan lanjutan/penunjang dengan koordinasi pihak lain

4. Membantu merawat Kepala BNPB bila sakit"

Lalu benarkah pesan berantai tersebut? Simak hasil penelusurannya dalam artikel berikut ini...


Hoaks Selanjutnya

4. Hoaks Informasi Lowongan Kerja Vaksinator di Puskesmas Batu

Informasi tentang Puskesmas Kota Batu, Malang, Jawa Timur membuka lowongan pekerjaan vaksinator beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 26 Desember 2021.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar berisi informasi Puskesmas Batu membuka lowongan kerja bagi vaksinator.

Berikut isinya:

"Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

PUSKESMAS BATU

Dibutuhkan segera

1. Staff Pembantu Vaksinator (Jurusan Kesehatan)

2. Staff Pelayanan Vaksin (SMA Sederajat)

3. Penyuluh Vaksinasi (SMA Sederajat)

Persyaratan

1. Mampu bekerja team

2. Usia maks. 38 th.

3. Ijazah Min. SMA sederajat

4. Jujur dan Bertanggung Jawab

Alamat:

Jl. Samadi NO 71 Pesanggrahan, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur

Hotline Puskesmas

085718240719

NB: TANPA DIPUNGUT BIAYA"

Benarkah Puskesmas Kota Batu, Malang, Jawa Timur membuka lowongan kerja vaksinator? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam artikel berikut ini...


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya