5.799 Hoaks Seputar Covid-19 Tersebar di Media Sosial, Simak Rinciannya

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 08 Apr 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 08 Apr 2022, 21:00 WIB
Ilustrasi hoax
Perbesar
Ilustrasi hoax. (via: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta- Temuan hoaks seputar Covid-19 di media sosial telah mencapai ribuan jumlahnya, informasi bohong seputar penyakit yang diakibatkan virus SARS-CoV-2 ini pun semakin beragam.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat sebanyak 5.799 hoaks seputar Covid-19 beredar di media sosial, dengan temuan isu mencapai 2.165 konten, pada 8 April 2022.

Hoaks seputar Covid-19 tersebut paling banyak beredar lewat Facebook mencapai 5.087 unggahan. Hoaks seputar Covid-19 terbanyak kedua tersebar lewat Twitter sebanyak 576 unggahan.

Sebaran hoaks seputar Covid-19 ketiga terbanyak lewat YouTube, mencapai 55 unggahan. Sedangkan sebaran hoaks seputar Covid-19 terbanyak keempat terdapat di Instagram dengan 52 unggahan dan sebaran kelima terbanyak lewat TikTok dengan 29 unggahan.


Penanganan Hoaks

Kominfo pun telah menangani hoaks seputar Covid-19 untuk menghentikan sebarannya, pada periode yang sama sebanyak 5.547 hoaks seputar Covid-19 telah ditindaklanjuti dan 767 konten telah diserahkan ke penagak hukum.

Sebaran hoaks seputar Covid-19 yang terus meningkat harus diwaspadai, agar kita tidak dirugikan karena mempercayai informasi palsu.

Cek Fakta Liputan6.com pun terus melakukan penelusuran informasi seputar Covid-19. Hasilnya sebagian informasi terbukti tersebut hoaks, simak kumpulan hoaks tersebut di sini.

 


Sebaran Hoaks Mengalami Kenaikan

Kominfo pun mencatat kenaikan sebaran hoaks, pada 7 April tercatat sebanyak 5.795 hoaks seputar Covid-19 beredar di media sosial, dengan temuan isu mencapai 2.163 konten.

Hoaks seputar Covid-19 tersebut paling banyak beredar lewat Facebook mencapai 5.083 unggahan. Hoaks seputar Covid-19 terbanyak kedua tersebar lewat Twitter sebanyak 576 unggahan.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya