Twitter Perluas Fitur Aduan Konten Hoaks ke Sejumlah Negara

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 21 Jan 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 21 Jan 2022, 07:00 WIB
Aplikasi Twitter
Perbesar
Aplikasi Twitter. Ilustrasi: Dailydot.com

Liputan6.com, Jakarta - Twitter dilaporkan memperluas fitur aduan konten palsu atau hoaks ke sejumlah negara. Fitur ini sebelumnya diperkenalkan di Amerika Serikat, Australia, dan Korea Selatan.

Kini, Twitter akan memperluas penggunaan fitur itu untuk Brasil, Spanyol, dan Filipina. Twitter mencatat bahwa perusahaan telah menerima lebih dari 3,7 juta laporan yang dikirimkan pengguna sejak pertama kali fitur tersebut diluncurkan.

Kepala Integritas Twitter, Yoel Roth mengatakan, pengguna bisa melaporkan adanya konten berisi informasi yang salah. Ketika menerima laporan, Twitter langsung mengidentifikasi.

"Laporan yang dikirimkan pengguna melalui fitur baru ini digunakan oleh Twitter untuk mengidentifikasi pola informasi yang salah," kata Roth dikutip dari techcrunch.com, Kamis (20/1/2022).

Dengan fitur ini, pengguna dapat melaporkan informasi yang salah dengan mudah. Pengguna bisa mengklik menu tiga titik di kanan atas tweet, lalu memilih opsi laporkan tweet. 

Twitter sebelumnya sempat meluncurkan fitur Birdwatch untuk melakukan pengecekan fakta dan memungkinkan pengguna Twitter untuk membubuhi keterangan tweet yang menyesatkan dengan informasi faktual. Namun, layanan ini masih dalam tahap uji coba dan diperbarui.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya