Deretan Foto Hoaks Sepekan: Masjid Rusak Dampak Gempa Banten pada 14 Januari 2022 hingga Kartu Keluarga Elektronik Mirip e-KTP

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 18 Jan 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 18 Jan 2022, 09:00 WIB
banner Hoax
Perbesar
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk foto.

Salah satunya foto yang diklaim masjid ambruk akibat gempa Banten 14 Januari 2022. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 15 Januari 2022.

Klaim foto masjid ambruk akibat gempa Banten 14 Januari 2022 yang diunggah menampilkan sebuah bangunan yang bagian dindingnya runtuh sehingga membuat atapnya miring sebagian menyentuh tanah.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Musibah gempa Banten kemaren sore!"

Namun setelah ditelusuri, foto yang diklaim masjid ambruk akibat gempa Banten 14 Januari 2022 sebagian salah.

Masjid tersebut memang ambruk akibat gempa Banten, namun bukan peristiwa gempa pada 14 Januari 2022. Ambruknya masjid tersebut disebabkan gempa bumi Banten pada Selasa, 23 Januari 2018.

Selain foto yang diklaim masjid ambruk akibat gempa Banten 14 Januari 2022, terdapat foto hoaks lain yang telah ditelusuri selama sepekan. Berikut rangkumannya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Foto Wanita Pakai Kaos Bertuliskan Umpatan ke Anies Baswedan

Gambar Tangkapan Layar Foto yang Diklaim Seorang Wanita Pakai Kaos Bertuliskan Umpatan ke Anies Baswedan (sumber: Facebook).
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Foto yang Diklaim Seorang Wanita Pakai Kaos Bertuliskan Umpatan ke Anies Baswedan (sumber: Facebook).

Sebuah foto yang diklaim seorang wanita mengenakan kaos bertuliskan umpatan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan oleh salah satu akun Facebook pada 9 Januari 2022.

Dalam foto itu, tampak seorang wanita mengenakan kaos berwarna ungu. Kaos itu bertuliskan umpatan ke Anies Baswedan.

"F*** ANIES

IF YOU LIKE ANIES

F*** YOU TOO!" demikian narasi di kaos tersebut.

"Kaosnya udah datang," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1 kali dibagikan dan mendapat 40 komentar warganet.

Setelah ditelusuri, foto yang diklaim seorang wanita mengenakan kaos bertuliskan umpatan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata tidak benar. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil manipulasi digital.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

 


Penampakan Kartu Keluarga Elektronik Mirip e-KTP

Gambar Tangkapan Layar Foto yang Diklaim Kartu Keluarga Elektronik Mirip e-KTP (sumber: Facebook).
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Foto yang Diklaim Kartu Keluarga Elektronik Mirip e-KTP (sumber: Facebook).

Sebuah foto yang diklaim sebagai kartu keluarga elektronik beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 10 Januari 2022.

Dalam foto itu, tampak kartu keluarga mirip dengan e-KTP, khususnya dari segi bentuk dan ukuran. Di bagian depan KK tersebut tercantum lambang burung garuda dan barcode. Sedangkan di bagian belakangnya, ada tabel daftar anggota keluarga.

"Kartu keluarga (KK) eletronick...," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa kali direspons dan mendapat 1 komentar warganet.

Setelah ditelusuri, foto yang diklaim sebagai kartu keluarga elektronik mirip e-KTP ternyata tidak benar. Faktanya, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, KK berukuran KTP tersebut ilegal.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya