Mitos Kesehatan Sepekan: COVID-19 Sudah Hilang di Cianjur hingga Varian Omicron Berhubungan dengan Film Fiksi

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 20 Des 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 20 Des 2021, 17:00 WIB
Ilustrasi Cek Fakta kesehatan
Perbesar
Ilustrasi Cek Fakta

Liputan6.com, Jakarta - Informasi hoaks terus bermunculan di media sosial, tidak terkecuali hoaks dan mitos kesehatan yang dapat mempengaruhi masyarakat. Salah satunya klaim virus corona COVID-19 sudah hilang di Cianjur, Jawa Barat.

Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 15 Desember 2021. Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi suasana di salah satu pusat perbelanjaan.

Banyak warga yang memenuhi tempat tersebut. Video tersebut kemudian dikaitkan dengan sudah hilangnya COVID-19 di Cianjur, Jawa Barat.

"Covid sudah hilang d bumi cianjur. Hayu giatkna lagi usaha kita," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 12 kali dibagikan dan mendapat 14 komentar warganet.

Namun setelah ditelusuri, kabar tentang virus corona COVID-19 sudah hilang di Cianjur, Jawa Barat ternyata tidak benar. Faktanya, berdasarkan data dan informasi di situs resmi, masih terdapat kasus aktif di Kabupaten Cianjur.

Selain klaim virus corona COVID-19 sudah hilang di Cianjur, Jawa Barat, terdapat mitos kesehatan lain yang telah ditelusuri. Berikut rangkumannya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Varian Omicron Berhubungan dengan Film Komedi Fiksi Ilmiah

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim varian baru Covid-19 Omicron berhubungan dengan film komedi-fiksi ilmiah Italia tahun 1963
Perbesar
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim varian baru Covid-19 Omicron berhubungan dengan film komedi-fiksi ilmiah Italia tahun 1963

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim varian baru Covid-19 Omicron berhubungan dengan film komedi fiksi ilmiah Italia tahun 1963. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Desember 2021.

Berikut klaim varian baru Covid-19 Omicron sudah berhubungan dengan film komedi-fiksi ilmiah Italia tahun 1963:

OMICRON adalah Anagram dari kata "MORONIC" yang artinya ( Tolol ato Bodoh)

Jadi kesimpulannya seberapa TOLOL dan BODOH anda dibohongi oleh varian dengan kata "OMICRON" ? Wkwkwk....😂😅

Film tahun 1963: Menceritakan tentang Sebuah parasit alien mengambil alih tubuh Earthman untuk belajar tentang planet sehingga rasnya dapat mengambil alih. Omicron adalah sebuah film komedi-fiksi ilmiah Italia tahun 1963 yang disutradarai oleh Ugo Gregoretti..

Film tersebut memasuki kompetisi di Festival Film Internasional Venesia ke-24..

Seperti menjadi jelas, kita hidup di alam semesta Quantum, di mana tidak ada kebetulan, hanya sinkronisitas. .

Tanggal rilis awal: 3 September 1963

Sutradara: Ugo Gregoretti

Produser: Franco Cristaldi

Skenario: Ugo Gregoretti. .

Dan di abad ini.. Omicron adalah jenis varian baru dari koped i9.

Apakah ini suatu Kebetulan...?"

Setelah ditelusuri, klaim varian baru Covid-19 Omicron berhubungan dengan film komedi fiksi ilmiah Italia tahun 1963 tidak benar.

Distributor film tersebut mengatakan, komedi fiksi ilmiah Italia tentang alien yang mengambil alih tubuh manusia sebagai persiapan untuk invasi alien tidak ada hubungannya dengan Covid-19.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.


Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya