IDI Lampung Minta Pemda Gandeng Tokoh Agama Bantu Tangkal Hoaks Vaksin COVID-19

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 04 Des 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 04 Des 2021, 07:00 WIB
Ilustrasi Covid-19, virus corona
Perbesar
Ilustrasi Covid-19, virus corona. Kredit: Miroslava Chrienova via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung menyarankan pemerintah daerah menggandeng toko-tokoh agama guna menangkal informasi hoaks terkait vaksinasi COVID-19.

"Sekarang itu kan hoaks soal vaksin banyak bertebaran, sehingga harus ada peran tokoh agama guna meluruskan hal tersebut sehingga target vaksinasi juga cepat tercapai," kata Wakil Ketua IDI Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini M Kesdilansir dari Antara, Jumat (3/12/2021).

Menurutnya, para tokoh agama mampu mengajak, masyarakat untuk yakin terhadap suatu hal sekaligus meluruskan informasi-informasi hoaks soal vaksinasi COVID-19.

"Ya, masih banyak masyarakat yang termakan hoaks, katanya vaksin ini mengandung ini dan itu, atau sehabis vaksin akan bergejala dan semacamnya," ucap dia.

Selain itu, ia pun berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) daerah setempat dapat memberikan pengertian pentingnya protokol kesehatan (prokes) COVID-19 saat beribadah di masjid kepada jamaah maupun masyarakat.

Dia pun meminta, masyarakat untuk peduli akan kesehatan dirinya dengan menjaga prokes dan menerapkan pola hidup sehat meskipun saat ini virus COVID-19 telah melandai.

"Penting prokes untuk diketatkan lagi, kemudian juga laksanakan olahraga, istirahat yang cukup dan vaksin, serta jangan lagi percaya hoaks," tutup dr Boy.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya