Simak Hoaks Terbaru Bahaya Vaksin Covid-19

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 16 Okt 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 18 Okt 2021, 16:56 WIB
Ilustrasi Hoaks Hoax
Perbesar
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Liputan6.com, Jakarta- Informasi seputar bahaya vaksin Covid-19 masih beredar, ini menimbulkan kekhawatiran sehingga membuat masyarakat khawatir mengikuti vaksinasi. Padahal, sebagian informasi tersebut telah terbukti hoaks.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah klaim bahaya vaksin Covid-19, hasilnya sebagian informasi terbukti hoaks.

Berikut kumpulan hoaks terbaru seputar bahaya vaksin Covid-19:

1. Vaksin Covid-19 Bahaya dan Tidak Aman Bagi Kesehatan

Beredar di media sosial postingan yang mengklaim vaksin covid-19 tidak aman dan berbahaya bagi kesehatan. Positingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun yang mengunggahnya ada di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 11 Juni 2021.

Berikut isi postingannya:

“Sebetulnya lebih aman engga divaksin, saya ngrasain sendiri sebelum dan setelah divaksin daya tahan tubuh sprti hilang separuhnya, kirain cuma saya doang 😢 Saya pake vaksin pfizer, Kesimpulannya semua vaksin engga aman/bahaya bagi kesehatan kita”

Lalu benarkah postingan yang menyebut vaksin covid-19 berbahaya dan tidak aman bagi kesehatan? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

 

2. Vaksin Covid-19 Sebabkan Darah Kental dan Memperpendek Umur

 Klaim tentang vaksin Covid-19 dapat menyebabkan darah kental dan memperpendek umur beredar di media sosial. Klaim tersebut beredar lewat pesan berantai di aplikasi WhatsApp pada 7 Oktober 2021.

Dalam pesan tersebut menampilkan foto dua kantong darah. Kantong pertama tertulis sebagai darah yang belum divaksin dan kantong kedua diklaim darah yang sudah divaksin.

 "Mohon ma'af sebelumnya, Saya hanya sampaikan ala adanya bukan menakut nakin... Dampak nya vaksin akan menjadi kental "DARAH" menyebabkan mudah datang penyakit dan perpendek masa umur," demikian narasi dalam pesan tersebut.

Benarkah vaksin Covid-19 dapat menyebabkan darah menjadi kental dan memperpendek umur? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini.

 

3. Vaksin Covid-19 Berbahaya Akibat Fenomena ADE

Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan video terkait potensi bahaya antibody-dependend enhacement (ADE) pada vaksin covid-19. Video itu disebarkan sejak beberapa waktu lalu.

Dalam video yang beredar terdapat penjelasan dari Chairil Anwar Nidom. Dia menyebut vaksin akan semakin ganas menyerang tubuh manusia setelah terkena antibodi, hal ini karena terdapat potensi ADE.

Dalam video juga terdapat narasi "Gimana nasib saudara kami yg udah divaksinasi? ternyata vaksinasi berisiko tinggi"

Lalu benarkah video yang menyebut vaksin covid-19 berbahaya karena adanya potensi ADE? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya