Cek Fakta: Hoaks Kabar Layanan Internet Mati Total pada 24 hingga 30 September 2021

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 22 Sep 2021, 15:00 WIB
Diperbarui 22 Sep 2021, 15:06 WIB
Gambar Tangkapan Layar Kabar Hoaks Internet Mati pada 24 hingga 30 September 2021 (sumber: Facebook).
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Kabar Hoaks Internet Mati pada 24 hingga 30 September 2021 (sumber: Facebook).

Liputan6.com, Jakarta - Informasi tentang layanan internet akan mati total pada 24 hingga 30 September 2021 karena perbaikan jaringan bawah laut beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan oleh salah satu akun Facebook pada 21 september 2021.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar berisi narasi sebagai berikut:

"Mulai tanggal 24-30 september jaringan internet bakal mati total..karna ada perbaikan jaringan bawah laut sdalam 20 menter...jadi dgn kaget selama 6 hari gak ada sinyal"

Konten yang yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 1.100 kali dibagikan dan mendapat 37 komentar warganet.

Benarkah layanan internet akan mati total pada 24 hingga 30 September 2021 karena perbaikan jaringan bawah laut? Berikut penelusurannya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi tentang layanan internet akan mati total pada 24 hingga 30 September 2021 karena perbaikan jaringan bawah laut.

Penelusuran dilakukan dengan menghubungi Vice President Corporate Communication PT Telkom Indonesia Tbk, Pujo Pramono.

Pujo mengatakan bahwa informasi internet mati total pada 24 hingga 30 September 2021 karena perbaikan jaringan bawah laut adalah hoaks.

"Dapat kami sampaikan bahwa berita dan video tersebut adalah hoax," kata Pujo kepada Liputan6.com, Rabu (22/9/2021).

Pujo mengimbau, kepada masyarakat agar tidak mempercayai dan menyebarkan informasi palsu atau hoaks terkait internet mati selama 6 hari itu.

"Telkom akan menyampaikan perkembangan peningkatan kualitas layanan melalui penyataaan resmi secara berkala," ucap Pujo.

Selain itu, Pujo menambahkan bahwa pihaknya terus mengupayakan percepatan untuk peningkatan kualitas layanan fixed dan mobile broadband.

Ia memastikan, layanan mulai membaik secara bertahap di beberapa lokasi sejalan dengan penambahan kapasitas jaringan yang cukup memerlukan waktu.

"Dengan diketahuinya titik gangguan di sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut, kami segera mempersiapkan upaya perbaikan agar secepatnya infrastruktur tersebut dapat segera berfungsi normal dan digunakan pelanggan seperti sediakala," tambah Pujo.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kesimpulan

Informasi tentang layanan internet akan mati total pada 24 hingga 30 September 2021 karena perbaikan jaringan bawah laut ternyata tidak benar alias hoaks.

banner Hoax
Perbesar
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya