Facebook Gandeng Pemeriksa Fakta untuk Tangkal Misinformasi Krisis Iklim

Oleh Liputan6.com pada 17 Sep 2021, 14:07 WIB
Diperbarui 18 Sep 2021, 07:12 WIB
Ilustrasi Facebook - Media sosial
Perbesar
Ilustrasi Facebook - Media sosial (Foto: Unsplash.com/William Iven)

Liputan6.com, Jakarta- Facebook mengandeng organisasi pemeriksa fakta, guna menangkal penyebaran misinformasi terkait krisis iklim. Ilmuwan pun dilibatkan untuk menjalankan program ini.

Melalui program ini, organisasi pemeriksa fakta akan diberi akses untuk berkonsultasi kepada ilmuwan dan peneliti iklim untuk mengidentifikasi serta membantah [misinformasi](4660020/ "") terkaitkrisis iklim.

“Dengan dana yang kami miliki, yaitu sebesar satu juta dolar AS untuk program ini, kami akan menginvestasikannya dalam proposal yang membangun aliansi antara pemeriksa fakta, ahli iklim dan organisasi lain untuk mendukung proyek yang berfokus menangkal misinformasi terkait krisis iklim,” ucap pihak Facebook, melansir Shorenewsnetwork, Kamis (16/9/2021).

Organisasi cek fakta yang akan didanai hingga 100 ribu dolar AS merupakan organisasi yang telah memiliki sertifikasi dari International Fact-Checking Network (IFCN), sebuah unit dari Institut Poynter yang bekerja sama dengan Facebook.

Selain itu, panitia seleksi independenjuga akan memilih kelompok dengan melihat rekam jejak organisasi dalam mendeteksi dan menangkal misinformasi mengenai perubahan iklim.

“Misinformasi mengenai perubahan iklim merupakan hal yang besar, masalah yang saling berhubungan, dan solusi yang ditawarkan harus sama besarnya dan saling terhubung,” ucap John Cook, peneliti di Universitas Monash sekaligus anggota panitia seleksi.

Adapun tujuan dari pembuatan program ini supaya pengguna Facebook mengonsumsi informasi yang akurat dan terpercaya, khususnya untuk informasi mengenai krisis iklim seperti pemanasan global dan kenaikan permukaan laut.

Inisiatif ini juga muncul ketika Facebook menghadapi tekanan dari berbagai pihak pemerintah karena konten misinformasi, khususnya misinformasi vaksin Covid-19 yang banyak tersebar di platformnya.

Facebook juga mengumumkan, akan mempromosikan konten penggunanya untukmeningkatkan kesadaran akan perubahan iklim serta memberikan fakta baru ke Climate Science Center.

(MG/ Amadea Claritta)

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya