Wapres Sebut Hoaks Bisa Memecah Persatuan Bangsa

Oleh Adyaksa Vidi pada 14 Sep 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 14 Sep 2021, 14:48 WIB
Wapres Ma'ruf Amin
Perbesar
Wapres Ma'ruf Amin (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks menjadi masalah di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan hoaks sendiri menyerang seluruh kalangan usia, termasuk pelajar dan mahasiswa.

Itu sebabnya Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin meminta mahasiswa dan tenaga pendidik untuk tidak terpengaruh dengan penyebaran hoaks. Ia menyebut hoaks berpotensi memecah persatuan bangsa.

Ma'ruf Amin juga berharap mahasiswa tidak terjerumus dalam paham liberalisme, sekulerisme, radikalisme.

Ia menjelaskan ketiga paham itu bisa merusak citra kampus dan juga menodai nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

"Pada era digitalisasi, isu-isu radikalisme dan penyebaran berita bohong (hoaks) melalui teknologi informasi berpotensi untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Itu sebabnya saya meminta mahasiswa untuk selalu memupuk rasa nasionalisme sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika." ujar Ma'ruf Amin dilansir dari laman wapres.go.id.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya