dr Reisa Sebut Hoaks Jadi Tantangan Utama Menyukseskan Vaksinasi Covid-19

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 29 Jul 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 21:52 WIB
Banner Infografis Cek Fakta: Waspada Terpapar Hoaks Vaksin Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah).
Perbesar
Banner Infografis Cek Fakta: Waspada Terpapar Hoaks Vaksin Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah).

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, hoaks atau berita bohong menjadi tantangan utama yang dihadapi masyarakat saat melakukan vaksinasi.

"Sebenarnya, kalau kita bicara tantangan soal vaksin, ada banyak sekali tantangannya. Tapi kalau tantangan utamanya itu ada dari masyarakat sendiri. Karena yang paling kita hadapi adalah hoaks terkait vaksin," kata Reisa dikutip dari Antara, Selasa (28/7/2021).

Sejak awal pandemi, kata Reisa, telah ditemukan lebih dari lima ribu hoaks terkait dengan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Karena itu, Reisa mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak terjebak dan menyebarkan informasi palsu atau hoaks.

"Kita harus tahu dulu sebelum kita menyebarkan berita, kita harus tahu ciri-ciri berita ini hoaks atau bukan. Biasanya berita yang diterima kalau sifatnya seperti itu salah, biasanya dibikin 'lebay' gitu. Bombastis dan tidak ada rujukan resminya atau sumber yang valid," ujar Reisa.

Reisa juga mengajak, masyarakat agar bisa memilih dan menyaring informasi yang beredar di media sosial. Ia mencontohkan, jika ingin mengetahui informasi valid terkait vaksin Covid-19, masyarakat bisa dengan mudah mengakses situs resmi dari pemerintah dan media terpercaya lainnya.

"Langsung masukkan saja kata kuncinya terkait vaksin, apapun pertanyaannya nanti akan keluar rujukan-rujukan beritanya apakah itu termasuk hoaks atau tidak," kata dia.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Saksikan video pilihan berikut ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya