Pakar Sebut Penyebaran Hoaks Didukung Oleh Kemajuan Teknologi

Oleh Adyaksa Vidi pada 07 Mei 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 17:00 WIB
Ilustrasi hoax
Perbesar
Ilustrasi hoaks

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya hoaks merupakan masalah besar di seluruh dunia. Hal ini disampaikan oleh Profesor Jurnalisme dari Universitas George Washington, Janet E. Steele.

Hoaks memang mudah sekali menyebar, apalagi di saat pandemi covid-19 seperti sekarang. Hal ini tak lepas dari banyaknya pengguna media sosial dan aplikasi percakapan.

Pemerintah dan platform media sosial terus melakukan upaya untuk melawan hoaks. Namun masyarakat sebenarnya menjadi kunci untuk memberantas hoaks tersebut.

"Kita saat ini sangat rentan terhadap berita palsu. Berita palsu itu ada di semua negara yang didukung kemajuan teknologi," ujar Janet E. Steele dalam diskusi virtual memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia dilansir Antara.

"Karena ada begitu banyak informasi secara daring, kebanyakan dari kita cenderung mengandalkan media sosial untuk menentukan kredibilitas informasi dan ini sulit untuk dibenarkan. Saya mengulangi apa yang teman saya katakan dan sekali informasi seperti ini menyebar sangat sulit untuk dikoreksi," ujarnya menambahkan.

Untuk mengatasi berita palsu maupun hoaks, lanjut dia, dapat menggunakan apa yang disebut "'sandwich kebenaran'.

"Saya ambil contoh ketika Pemilu di AS tahun lalu. Kamala Harris diserang hoaks terkait masalah kewarganegaraan. Yang kami lakukan sebagai jurnalis adalah dimulai dengan kebenaran yang menunjukkan kebohongan, tunjukkan kebohongannya dan kemudian kembali pada kebenaran. Kebenaran harus diulangi terus-menerus ketimbang kebohongan," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓