Simak 6 Hoaks Seputar Bencana Alam

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 02 Mar 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 02 Mar 2021, 08:00 WIB
Bukalapak
Perbesar
Ilustrasi: Bukalapak bekerja sama dengan Baznas untuk membantu korban bencana alam di Indonesia. (Foto: Bukalapak)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia sedang mengalami serangkaian peristiwa bencana alam belakangan ini, sehingga informasi seputar bencana alam menjadi sangat penting. Meski informasi bencana alam salah satu hal yang penting, kita tetap harus selektif mempercayai informasi tersebut sebab banyak informasi hoaks seputar bencana yang beredar.

Keberadaan hoaks seputar bencana sebaiknya membuat kita tidak mudah mempercayai informasi yang didapat sebelum memverifikasinya, sebab informasi hoaks  akan merugikan bahkan menimbulkan kerugian.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri informasi hoaks seputar bencana alam, berikut daftarnya:

1. Pekalongan Dilanda Banjir Darah

Kabar tentang banjir darah melanda pemukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan oleh akun Facebook I Gede Ngurah Delem pada 7 Februari 2021.

Klaim banjir darah melanda pemukiman warga di Pekalongan

Akun Facebook I Gede Ngurah Delem mengunggah foto perumahaan atau pemukiman warga yang terendam air berwarna merah mirip darah.

Akun Facebook I Gede Ngurah Delem kemudian mengaitkan foto tersebut dengan banjir darah yang terjadi di salah satu perumahan di Pekalongan, Jawa Tengah.

"Foto dari kerabat di Pekalongan, Banjir darah di tambun tulang," tulis akun Facebook I Gede Ngurah Delem.

Benarkah banjir darah melanda pemukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah? Berikut penelusurannya.

Kabar tentang banjir darah melanda pemukiman warga di Pekalongan, Jawa Tengah ternyata tidak benar. Faktanya, air berwarna merah yang merendam pemukiman warga itu berasal dari cairan pewarna batik, bukan darah.

 

2. Video Banjir di Pidada Bandar Lampung

 

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Banjir di Pidada, Bandar Lampung (sumber: Facebook)

Sebuah video yang diklaim banjir di Pidada, Bandar Lampung beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Argani pada 9 Februari 2021.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, tampak sejumlah petugas tengah membantu warga menyeberang jalanan yang terendam banjir.

Warga tampak berhati-hati menyeberang sambil membawa sejumlah barang. Arus banjir juga terlihat cukup deras.

Akun Facebook Argani kemudian mengaitkan video tersebut dengan banjir yang terjadi di Pidada, Bandar Lampung.

"Banjir pidada panjang pasar," tulis akun Facebook Argani.

Video yang disebarkan akun Facebook Argani telah 57 kali ditonton dan mendapat 4 komentar warganet.

Benarkah video tersebut merupakan banjir di Pidada, Bandar Lampung? Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, video yang diklaim banjir di Pidada, Bandar Lampung ternyata tidak benar. Faktanya, video yang diunggah akun Facebook Argani merupakan peristiwa banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat.

 

3. Video Ini Peristiwa Tsunami Jepang 13 Februari 2021

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Tsunami Jepang pada 13 Februari 2021

Sebuah video yang diklaim rekaman video tsunami Jepang pada 13 Februari 2021 beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Zeze Sabian pada 15 Februari 2021.

Dalam video berdurasi 2 menit 42 detik itu, tampak suatu kawasan diterjang tsunami. Sejumlah bangunan dan kendaran terlihat terseret arus. Terdapat juga sebuah narasi dalam video tersebut.

"Gempa 8.9 m dan tsunami Jepang 13-02-2021".

Akun Facebook Zeze Sabian kemudian mengaitkan video tersebut dengan bencana tsunami di Jepang pada 13 Februari 2021.

"JEPANG / 13-02-2021," tulis akun Facebook Zeze Sabian.

Benarkan video tersebut merupakan peristiwa tsunami di Jepang pada 13 Februari 2021? Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, video yang diklaim rekaman video tsunami Jepang pada 13 Februari 2021 ternyata tidak benar. Faktanya, video yang diunggah akun Facebook Zezze Sabian merupakan rekaman bencana tsunami yang menerjang Fukushima, Jepang pada 2011 lalu.

 

4. Video Kendaraan Terseret Arus Banjir di Semarang

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video kendaraan terseret arus banjir di Semarang

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati video kendaraan terseret arus banjir di Semarang.

Video kendaraan terseret arus banjir di Semarang berasal dari TikTok, beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

Video menampilkan sejumlah mobil dengan berbagai jenis mengapung terseret arus, kemudian terdapat logo TikTok pada sudut kanan bawah.

Pada tayangan video tersebut terdapat keterangan sebagai berikut:

" 25-2-2021

PUKUL 05.50 WIB

#PRAYFOTSEMARANG

Semarang X

GAWE...

GENUK...

KOYO NGENE..."

Benarkah video kendaraan terseret arus banjir di Semarang? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video kendaraan terseret arus banjir di Semarang tidak benar.

video tersebut saat banjir menerjang perumahan Pondok Gede Permai, Jatisih, Bekasi pada Rabu, 1 Januari 2020.

 

5. Badai Siklon Mengarah ke Jawa Barat dan DKI Jakarta

Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan di WhatsApp Group yang menyebut adanya badai siklon pada tanggal 24 hingga 26 Februari 2021. Badai itu diklaim mengarah ke Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Dijelaskan dalam meteorologi, siklon adalah sebuah jenis sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis. Begini isi klaim yang menyebut badai siklon mengarah ke Jawa Barat dan DKI Jakarta, yang mencatut kepala BMKG:

"Info :

Tgl 24 , 25, 26 Feb. akan ada badai siklon dari Aussie ke arah Barat.

Yg kena ujung badainya, Jawa barat bagian bawah.

Tetapi dampaknya akan terasa di DKI dan bbrp provinsi lainnya.

Akibatnya akan terjadi hujan lebat atau lebat sekali ke arah extrim.Jadi siap2 banjir lagi dan semoga enggak seperti kemarin...

Berita dari Ketua BMKG, Dwikorawati, pagi tadi.

Take care, your Family n Friends..."

Lalu, benarkah akan ada badai siklon yang mengarah ke Jawa Barat dan DKI Jakarta? Simak penelusurannya di halaman berikut.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim ada badai siklon mengarah ke Jawa Barat dan DKI Jakarta merupakan informasi yang tidak tepat. Pihak BMKG memberikan klarifikasi kalau itu masih prediksi mengenai badai siklon.

 

6. Foto Mobil Korban Banjir Bekasi 20 Februari 2021

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto mobil korban banjir di Bekasi pada 20 Februari 2021

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto tumpukan mobil korban banjir di Bekasi pada 20 Februari 2021, klaim foto tersebut beredar di jejaring sosial WhatsApp.

Terdapat dua foto yang dibagikan pada klaim foto tumpukan mobil korban banjir di Bekasi pada 20 Februari 2021. Foto pertama menampilkan mobil jenis sedan menindih mobil minibus, foto berikutnya menampilkan mobil yang sedang terbalik di antara mobil yang menumpuk.

Benarkah klaim foto mobil korban banjir di Bekasi pada 20 Februari 2021? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto mobil korban banjir di Bekasi pada 20 Februari 2021 sebagian salah.

Foto mobil tersebut memang korban banjir di Bekasi, pada Januari 2020 bukan pada 20 Februari 2021.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓