Video Hoaks Sepekan: Menag Yaqut Larang Salat Jumat hingga Tsunami Jepang 13 Februari 2021

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 22 Feb 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 22 Feb 2021, 09:00 WIB
banner Hoax
Perbesar
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk video.

Misalnya saja video yang diklaim Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menandatangani surat larangan salat Jumat.

Video berdurasi 2 menit 49 detik itu diunggah akun Facebook Banyu Langit OZ, pada 14 Februari 2021.

Video tersebut menampilkan sekelompok orang mengenakan baju putih yang sedang berbicara mengenai peniadaan salat Jumat dengan sekelompok orang berbaju hijau, kemudian dalam video tersebut muncul foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Pada detik 0.33 video menampilkan cuplikan surat edaran Walikota Kupang yang diterbitkan Januari 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk mengendalikan dan meminimalisir transmisi lokal Covid-19 agar tidak melakukan salat berjamaah.

Kemudian video tersebut menampilkan kembali tayangan sekelompok orang mengenakan baju putih yang sedang berbicara mengenai peniadaan salat Jumat. Tampilan video kemudian berganti dengan tayangan sedang berkumpul di dalam ruangan dengan berjarak.

Dalam video tersebut terdapat narasi sebagai berikut:

"Biadab, salat Jumat pun kalian larang, larang salat jumat ditandatangi Menag Yaqut"

Video dilanjutkan dengan tayangan Ustaz Abdul Somad yang membahas tentang pelaksanaan salat Jumat.

Namun setelah ditelusuri, video yang diklaim Menag Yaqut menandatangani surat larangan salat Jumat tidak benar.

Video yang ditampilkan tidak ada yang terkait dengan klaim Menag Yaqut menandatangani surat larangan salat Jumat.

Sedangkan surat yang dicantumkan dalam video tersebut merupakan surat edaran Wali Kota Kupang yang diterbitkan Januari 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk mengendalikan dan meminimalisir transmisi lokal Covid-19 agar tidak melakukan salat berjamaah, bukan surat yang diterbitkan Yaqut.

Selain video yang diklaim Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menandatangani surat larangan salat Jumat, terdapat video hoaks lain yang telah ditelusuri. Berikut rangkumannya.

 

2 dari 3 halaman

Video Tsunami Jepang 13 Februari 2021

Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Tsunami Jepang pada 13 Februari 2021
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Video yang Diklaim Tsunami Jepang pada 13 Februari 2021

Sebuah video yang diklaim sebagai peristiwa tsunami Jepang pada 13 Februari 2021 beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan akun Facebook Zeze Sabian pada 15 Februari 2021.

Dalam video berdurasi 2 menit 42 detik itu, tampak suatu kawasan diterjang tsunami. Sejumlah bangunan dan kendaran terlihat terseret arus. Terdapat juga sebuah narasi dalam video tersebut.

"Gempa 8.9 m dan tsunami Jepang 13-02-2021".

Akun Facebook Zeze Sabian kemudian mengaitkan video tersebut dengan bencana tsunami di Jepang pada 13 Februari 2021.

"JEPANG / 13-02-2021," tulis akun Facebook Zeze Sabian.

Video yang disebarkan akun Facebook Zeze Sabian telah 380 kali ditonton dan mendapat 10 komentar warganet.

Setelah ditelusuri, video yang diklaim rekaman video tsunami Jepang pada 13 Februari 2021 ternyata tidak benar.

Faktanya, video yang diunggah akun Facebook Zezze Sabian merupakan rekaman bencana tsunami yang menerjang Fukushima, Jepang pada 2011 lalu.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓