Cek Fakta: Serangga atau Cacing Keluar dari Stroberi yang Direndam Air Garam? Simak Faktanya

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 19 Jun 2020, 17:07 WIB
Diperbarui 19 Jun 2020, 21:30 WIB
Penelusuran Klaim Serangga Muncul Dari Stroberi yang Direndam Air Garam
Perbesar
Beredar klaim serangga akan keluar dari stroberi yang direndam air garam, benarkah?

Liputan6.com, Jakarta - Beredar kabar klaim serangga akan keluar dari stroberi yang direndam air garam.  Klaim tersebut berupa unggahan video akun Facebook Asmaul Fadillah, pada 18 Juni 2020. Unggahan tersebut telah mendapat 80 komentar dan 1.100 kali dibagikan.

Video yang diunggah memperlihatkan seorang merendam stroberi dengan air garam, setelah itu muncul butiran hitam di air bekas rendaman yang diklaim sebagai cacing.

Pada unggahan video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Yg suka makan buah ini hati2 ya..😱😱😱"

Berikut transkrip narasi dalam video tersebut:

"Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan stroberi yang dipenuhi oleh serangga kecil, anda tau kita kadangkala sudah mencuci kita makan stoberi ini enak sekali. Tapi kita mau coba lihat apakah benar setelah direndam di air garam sekitar 10 sampai 20 menit akan keluar binatang kecil-kecil. Ok di sini saya sudah punya sekotak stroberi dan bowl, kemudian bowl-nya kita isi garam katanya binatangnya tidak tahan dengan garam jadi kita coba aja kita larutkan garam. Mungkin sekitar 2 sampai 3 sendok garam. kita lihat apakah benar.

Ok terendam kita tunggu 10-15 menit, setelah saya merendam stroberi 15 menit dan airnya saya buang atasnya dan inilah yang sisa dari larutan air garam. What is that?. Oh bugs atau cacing banyak sekali ini cacing ooh. Ok."

Benarkah serangga akan keluar dari stroberi yang direndam air garam? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

2 dari 3 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim serangga akan keluar dari stroberi yang direndam air garam, menggunakan Google Search dengan kata kunci 'little bugs strawberries'.

Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Fact check: Yes, little bugs may live in your strawberries and blueberries" yang dimuat situs nwfdailynews.com, pada 30 Mei 2020.

Situs tersebut menyatakan, makhluk kecil dalam buah dikenal sebagai spotted wing drosophilas atau drosophila sayap berbintik, yang bertelur di dalam stroberi. Mereka kemudian menetas dan merangkak keluar setelah stroberi dicuci dalam larutan air garam hangat.

Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Fact check: Yes, little bugs may live in your strawberries and blueberries" yang dimuat situs usatoday.com, pada 28 Mei 2020.

Dalam artikel tersebut dijelaskan, rekaman soal stroberi bermunculan di media sosial pascavideo viral di Tiktok  mengklaim air garam dan cuka putih bisa mengeluarkan serangga-serangga kecil dari stroberi.

Video viral tersebut mempertontonkan, makhluk kecil mirip belatung merangkak keluar dari stroberi yang direndam di air garam hangat selama 30 menit.

"Baru setelah hampir 25 tahun hidup, TikTok mengajarkan bagaimana cara tepat mencuci stroberi," demikian unggahan pengguna Facebook pada 18 Mei 2020, yang dibagikan setidaknya 125 ribu kali. "Buah itu PENUH dengan serangga kecil dan banyak kotoran.

Makhluk kecil dalam stroberi itu dikenal sebagai spotted wing drosophilas, yang menurut situs Cornell University berasal dari Asia Timur.

Sriyanka Lahiri, asisten profesor sekaligus entomologis yang ahli soal stroberi dan tanaman kecil lainnya dari University of Florida, mengatakan pada USA Today bahwa spotted wing drosophilas paling tertarik pada buang-buahan matang dan manis, seperti stroberi dan blueberry.

"Mereka adalah satu-satunya hama yang dapat diangkut ke toko kelontong," kata dia.

Lahiri menambahkan, tak semua stroberi atau blueberry mengandung serangga itu. Spotted wing drosophila betina bertelur di dalam buah yang sempurna, matang dan tidak rusak.

"Spesies ini mampu membuat sayatan yang sangat halus yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang dan bertelur di sana. Ketika buah dipetik, para pemetik bahkan tidak dapat mengidentifikasi bahwa ada telur serangga di dalamnya, letaknya jauh di dalam," kata Lahiri. "Karena itulah ia lolos dari deteksi."

 

Aman Dikonsumsi

Sriyanka Lahiri menambahkan, tidak ada penelitian yang menemukan bahwa spotted wing drosophila atau serangga lain dalam buah, berbahaya untuk dikonsumsi manusia.

Artikel berjudul, Why you shouldn't worry about eating the bugs that live on your strawberries yang dimuat CNN pada 21 Mei 2020 juga mengungkapkan hal serupa.

Menurut sejumlah ahli, adalah hal yang normal alias wajar serangga merangkak keluar dari buah stroberi.

"Saat mengonsumsi buah segar, Anda (secara tak sadar) memakan serangga," kata Greg Loeb, ahli entomologi dan profesor di Cornell University kepada CNN.

"Kadang, kami para entomologis berkelakar, 'Hei, itu tambahan protein'," kata dia.

Loeb menambahkan, keberadaan serangga-serangga itu sama sekali tak berbahaya bagi manusia. "Memakan serangga-serangga seperti itu tidak akan bikin orang sakit".

Sebagian besar serangga tersebut hidup di luar buah, dan bisa masuk ke dalam buah stroberi, misalnya, dalam perjalanan dari ladang ke kios buah lokal atau lorong toko bahan makanan.

Loeb menambahkan, mencuci stroberi dengan air sebelum dikonsumsi sudah cukup.

Pada saat seseorang memakan stroberi yang sudah dicuci dengan air, satu-satunya serangga yang bisa termakan adalah serangga kecil yang bahkan tidak akan ia sadari keberadaannya.

 

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Benar bahwa serangga bisa muncul dari buah stroberi yang direndam air garam benar. Namun, hal tidak berarti semua stroberi mengandung hal serupa.

Sejumlah ahli mengatakan, serangga tersebut tidak berbahaya bagi tubuh manusia yang mengonsumsinya. 

Banner Cek Fakta - Klarifikasi
Perbesar
Banner Cek Fakta - Klarifikasi. (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓