Cek Fakta: Tidak Benar Dinas Imigrasi Tangkap 300 WN China Pembawa 3.000 Senjata Api

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 16 Jun 2020, 18:15 WIB
Diperbarui 16 Jun 2020, 20:52 WIB
Penelusuran Klaim CNNIndonesia Memuat Artikel 300 Orang WNA China Ilegal Ditangkap Dinas Imigrasi
Perbesar
Beredar klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang WNA China ilegal yang membawa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru dimuat CNNINdonesia.

Liputan6.com, Jakarta- Beredar klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang warga negara China ilegal yang membawa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru yang dimuat CNN Indonesia.

Kabar tersebut merupakan tangkapan layar artikel yang dibubuhi logo CNN Indonesia, yang konon dimuat pada 8 Juni 2020.

Berikut isi artikel tersebut:

"Dinas IMIGRASI TAHAN 300 ORANG WNA CHINA ILEGAL, PEMBAWA 3.00 SENPI AK-46 & JENIS TERBARU, SERTA 5.000 PELURU YANG BARU TRANSIT DI BANDARA SOETA

Disaat Rezim pemerintah menerapkan aturan Lockdownyang harus di patuhi olehRakyat dengan tidak memberijaminan uang untuk kebutuhanhidup sesuai di atur undang-undang. Disaat itupula rezimMenyelundupkan Wna ChinaKomunis ilegal secara masifterus-menerus, para Wna ChinaKomunis ilegal ini di indikasikan adalah Para Tentaramerah dan Para intelijen ChinaKomunis. Sepertinya aparatKepolisian menutup matadalam hal ini, atau mungkinmalah membackingi

Kedaulatan Nkri dan Rakyat asli pribumi, serta seluruh umat beragama di Indonesia sudah di ambang ancaman kepunahan"

Dalam unggahan tersebut disertakan keterangan sebagai berikut:

"Klo yg begini bisa lolos . Gmn ya?

Untuk apa senjata ini masuk secara ilegal

Mengerikan klo ini benar.."

Benarkah klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang warga negara China ilegal yang membwa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru dimuat CNN Indonesia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang warga negara China ilegal yang membawa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru dimuat CNN Indonesia, mengguanakan Google Search dengan kata kunci 'dinas imigrasi tahan 300 orang warga negara china'.

Hasil penelusuran tidak ada artikel CNN Indonesia yang mengarah pada klaim, penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menelusuri situs CNN Indonesia, cnnindonesia.com, dengan mencocokkan waktu pemuatan artikel yang tercantum pada klaim. Hasilnya juga tidak ditemukan artikel serupa.

Penelusuran kembali dilanjutkan dengan menelusuri akun Instagram resmi @cnnindonesia, hasilnya ditemukan klarifikasi tentang klaim klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang warga negara China ilegal yang membawa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru.

Berikut klarifikasi akun Instagram @cnnindonesia yang diunggah, pada 8 Juni 2020:

"Sehubungan dengan beredarnya gambar tangkapan layar berita dengan judul "Dinas Imigrasi Tahan 300 orang WNA China Ilegal Pembawa 3.000 Senpi AK-46 & Jenis Terbaru, serta 5.000 Peluru yang Baru Transit di Bandara Soetta" yang mencatut logo @cnnindonesia.

Kami menyatakan bahwa gambar tangkapan layar tersebut bukan berasal dari cnnindonesia.com dan tidak pernah tayang di situs cnnindonesia.com.

Kami menyesalkan pembuatan dan peredaran gambar tersebut karena bisa menimbulkan persepsi negatif pada media kami, narasumber, dan pihak lain yang disebutkan dalam berita palsu tersebut.

Kami juga berterima kasih pada perhatian, dukungan, serta kepercayaan dari pembaca"

Pada halaman kedua unggahan tersebut, Pemimpin Redaksi CNNIndonesia.com Yoko Sari menjelaskan, tangkapan layar yang identik dengan klaim bukan berasal dari CNNIndonesia dan tidak pernah tayang di situs CNNIndonesia.com.

CNNIndonesia.com tidak pernah mempublikasikan berita seperti yang tercantum pada klaim.

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Klaim Dinas Imigrasi menahan 300 orang warga negara China ilegal yang membawa 3 ribu senjata api dan 5 ribu peluru tidak benar. CNNIndonesia.com tidak pernah memuat berita tersebut.

 

Banner Cek Fakta: Salah
Perbesar
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓