Cek Fakta: Tidak Benar Drama Korea My Secret Terrius Ramalkan COVID-19

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 24 Apr 2020, 12:25 WIB
Diperbarui 24 Apr 2020, 12:25 WIB
Gambar Tangkapan Layar Cuplikan Serial My Secret Terrius

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang drama Korea 'My Secret Terrius' memprediksi pandemi COVID-19 beredar di media sosial. Kabar ini disebarkan akun Instagram conspiraciestheory pada 29 Maret 2020.

Akun Instagram conspiraciestheory mengunggah potongan video adegan serial tersebut. Selain itu, akun Instagram conspiraciestheory juga mengaitkan serial yang tayang di Netflix ini dengan pandemi virus corona COVID-19.

"Serial televisi dari Netflix tampak sudah memprediksi terjadinya pandemi virus Corona atau COVID-19 sejak 2018. Tayangan 10 episode My Secret Terrius dari Korea Selatan seperti memberi gambaran distopia tentang yang kini terjadi.⁣"Virus Corona menyerang sistem pernapasan. Yang lebih serius, virus Corona memiliki masa inkubasi 2-14 hari," ungkap seorang dokter dalam serial My Secret Terrius, dilansir dari The Independent.

Dokter itu melanjutkan, virus Corona memanipulasi untuk menyerang langsung paru-paru dalam waktu lima menit setelah terpapar. Dalam serial itu tak ada vaksin yang ditemukan untuk menyembuhkan pasien.

Berbekal informasi itu, para pahlawan drama Netflix kemudian mulai berusaha menggagalkan serangan biologis yang mereka khawatirkan akan menyerang gym sekolah.

Di gym, seorang menteri kesehatan yang sedang berkunjung menunjukkan kepada anak-anak cara mencuci tangan untuk menghentikan penyebaran penyakit. Paralel dengan peringatan kesehatan masyarakat saat ini.

Dokter di acara Netflix memperingatkan bahwa tidak ada obat atau vaksin saat ini, sebuah tantangan yang saat ini dihadapi oleh para ahli ilmiah dunia sekarang.

Dalam dunia nyata, virus Corona dikaitkan dengan SARS. Corona lebih cepat menular dan menyerang paru-paru langsung dalam lima menit. Persis seperti yang terjadi sekarang, serial itu juga menampakkan instruksi kepada anak-anak segera mencuci tangan untuk mengurangi penyebaran virus," tulis akun Instagram conspiraciestheory.

Konten yang diunggah akun Instagram conspiraciestheory telah dilihat 265 ribu kali dan mendapat beragam komentar dari warganet.

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang serial 'My Secret Terrius' dari Korea Selatan yang memprediksi pandemi virus corona COVID-19.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci "My Secret Terrius". Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah klaim film 'My Secret Terrius' memprediksi pandemi virus corona COVID-19.

Satu di antaranya artikel berjudul "Did the TV Show ‘My Secret Terrius’ Predict Coronavirus?" yang dimuat situs snopes.com pada 2 April 2020.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa virus corona fiksi dalam acara ini juga agak berbeda dari strain coronavirus (COVID-19) yang menyebar di seluruh dunia pada awal 2020. Para ilmuwan pertama kali mengidentifikasi virus corona pada manusia sekitar 1960-an.⁣

Virus corona dalam serial tersebut juga memiliki tingkat kematian 90 persen. Namun kenyataannya, COVID-19 tidak memiliki tingkat kematian 90 persen.

Serial 'My Secret Terrius' dari Korea Selatan memang menyebutkan kata coronavirus. Namun, istilah ini sudah ada  beberapa dekade. Selain itu, virus fiksi dalam serial tersebut tidak memiliki sifat yang sama dengan jenis virus corona pemicu COVID-19 yang menyebar di seluruh dunia pada awal 2020.

Bantahan soal keterkaitan drama  My Secret Terrius dengan COVID-19 juga diulas dalam artikel Viral, Virus Corona Muncul di Drama Korea Terius Behind Me Tahun 2018 yang dimuat Liputan6.com. 

Berikut cuplikan artikel tersebut: 

Jadi, apakah yang disebut dalam drama ini adalah virus Corona yang sama dengan yang menyebabkan COVID-19?

Jawabannya, tentu saja tidak.

Yang pertama harus diketahui, virus Corona adalah nama umum bagi sejumlah keluarga virus. Cirinya adalah memiliki "mahkota" berduri di permukaannya, dan pada manusia umumnya menyerang sistem pernapasan.

Dari situs resmi Pusat Pencegahan dan Pengontrolan Penyakit Amerika Serikat, disebutkan bahwa virus Corona pertama kali diidentifikasi pada tahun 1960-an. Sementara strain virus yang menyebabkan COVID-19, baru diidentifikasi pada 2019.

Situs WHO menyebutkan bahwa sepanjang sejarah, virus Corona telah menyebabkan sejumlah penyakit, mulai dari flu biasa sampai MERS dan SARS.

Nah, tak heran kan bila kemudian virus ini menjadi inspirasi bagi sineas drama Terius Behind Me?

Tak hanya itu, dalam drama Terius Behind Me, efek yang ditimbulkan virus tersebut berkali-kali lipat lebih serius dan mematikan. Di drama ini disebutkan bahwa pasien yang terinfeksi, kehilangan harapan hidup dalam waktu lima menit. Apalagi tingkat kematiannya mencapai 90 persen.

Sementara pada COVID-19, WHO mencatat bahwa sekitar 80 persen penderitanya bisa sembuh dari penyakit ini tanpa perlu pengobatan khusus. Namun kalangan lanjut usia dan mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, memiliki risiko yang lebih serius.

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang serial 'My Secret Terrius' dari Korea Selatan yang memprediksi pandemi virus corona COVID-19 ternyata tidak benar.

Virus corona fiksi yang disebutkan dalam film tersebut tidak ada kaitannya dengan virus corona COVID-19 yang kini mewabah di dunia.

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓