Cek Fakta: Pasien RS Pasar Rebo Terjangkit Virus Corona? Ini Faktanya

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 05 Mar 2020, 19:58 WIB
Diperbarui 05 Mar 2020, 19:58 WIB
ilustrasi Cek Fakta

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang pasien positif virus corona di Rumah Sakit Pasar Rebo beredar di media sosial. Kabar ini beredar dalam pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp sejak 4 Maret 2020.

Dalam pesan berantai tersebut, RS Pasar Rebo disebut-sebut tengah menerima pasien yang terjangkit virus corona.

Selain itu, pasien tersebut diduga warga Pasar Rebo. Pesan berantai tersebut juga meminta warga untuk mewaspadai penyebaran virus corona.

Berikut narasinya:

Sekilas info di rumah sakit pasar rebo udah ada yang kena virus Corona .. dia orng pasar rebo barusan di kasih tau .. disuruh waspada kalo g bisa pke masker bisa pke tisu basah di panjangin .. 

 

Benarkah RUmah Sakit Pasar Rebo menerima pasien Positif Corona? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek fakta Liputan6.com menelusuri kebenaran kabar adanya pasien positif virus corona yang dirawat di RS Pasar Rebo.

Liputan6.com menghubungi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia.

Dwi memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan, tidak ada pasien positif corona di RS Pasar Rebo.

"Itu hoax," kata Dwi kepada Liputan6.com, Kamis (5/3/2020).

Sementara, dilansir dari Antara dengan judul artikel "PDP di RSUD Pasar Rebo baru pulang umrah" pihak RSUD Pasar Rebo menyebut saat ini telah mengawasi seorang pasien.

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur membenarkan adanya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang semula dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo.

"Benar bahwa ada seorang pasien berkategori PDP yang menjalani perawatan di RSUD Pasar Rebo hari ini," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Indra Setiawan di Jakarta, Rabu.

Pasien tersebut diketahui seorang laki-laki yang baru saja menyelesaikan perjalanan umrah.

Indra mengatakan, penetapan status PDP terhadap pasien di RSUD Pasar Rebo karena yang bersangkutan berinteraksi dengan masyarakat di negara yang terjangkit wabah corona.

Pasien yang bersangkutan saat ini menjalani proses isolasi di Ruang Pinere Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Pulogadung setelah dirujuk pada Rabu siang.

"Kami tidak berhak menyebut yang bersangkutan positif corona atau tidak, sebab keputusan itu hanya boleh disampaikan oleh Kementerian Kesehatan atau Presiden RI," katanya.

Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan kasus positif pertama virus corona pada Senin (2/3). Dikutip dari kantor berita SPA via Arab News, penderita disebut melakukan perjalanan dari Iran melalui Bahrain.

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang ada pasien di RS Pasar Rebo yang positif virus corona ternyata tidak benar. Narasi dalam pesan berantai yang viral di pesan percakapan WhatsApp tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓