Cek Fakta: Foto Kebakaran Melanda Pesantren Alquran? Ini Faktanya

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 24 Feb 2020, 13:11 WIB
Diperbarui 24 Feb 2020, 17:34 WIB
Gambar Tangkapan Layar Berita Tentang Kebakaran Masjid

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang kebakaran di Pesantren Alquran beredar di media sosial. Kabar ini disebarkan situs welcomehowto2.blogspot.com dengan judul artikel "Innalillahiwainnalillahirajiun! Pesantren Alquran Terbakar, 28 Santri & Guru Tewas Terpanggang".

Artikel tersebut mengeklaim bahwa kebakaran tersebut menewaskan 28 santri dan 2 guru. Berikut narasinya:

MONROVIA - Sebuah pondok pesantren Alquran di dekat Ibu Kota Monrovia, Liberia terbakar pada Rabu 18 September 2019, dini hari waktu setempat. Akibat kebakaran tersebut 26 santri dan 2 guru dikabarkan tewas terpanggang.

Kantor kepresidenan Liberia, yang dilansir dari iNews.id yang dikutip dari AFP, menyatakan Presiden Liberia George Weah langsung meninjau lokasi kebekaran tersebut, kata juru bicara kepresidenan, Solo Kelgbeh.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran yang sudah merenggut puluhan nyawa tersebut. Pihak kepolisian setempat pun masih melakukan penyelidikan. Diduga puluhan korban tewas terpanggang karena sedang beristirahat, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Ada 2 gambar yang ditampilkan dalam artikel tersebut. Gambar pertama menunjukkan suasa kebakaran sebuah masjid. Gambar kedua, menampilkan tentang sejumlah petugas yang tengah mengangkat jenazah. Di samping petugas itu, tampak beberapa jenazah juga yang sudah dibungkus kain kafan.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Gambar Tangkapan Layar Penelusuran dengan Google Images
Gambar Tangkapan Layar Penelusuran dengan Google Images

Cek fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang kebakaran di Pesantren Alquran yang menewaskan 28 santri dan 2 guru.

Penelusuran dilakukan dengan mengunggah foto yang terdapat dalam artikel tersebut dengan menggunakan situs pencari Google Image. Hasilnya, gambar pertama adalah foto kebakaran Masjid Mardhatillah di Jalan Enggano, Bengkulu. Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu 1 Agustus 2018.

Sedangkan foto kedua adalah foto korban kebakaran di sekolah di Liberia, Afrika. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada 19 September 2019 lalu.

Gambar serupa juga sempat diunggah situs aljazeera.com dengan judul artikel "Fire in Liberia religious school kills dozens of children".

Berikut isinya:

Dozens of children were killed after a fire broke out at their religious school in Liberia on Wednesday.

The blaze started about midnight and gutted a dormitory and school building where students slept in Paynesville, on the outskirts of the Liberian capital, Monrovia, police spokesman Moses Carter said.

At least 26 young pupils and two teachers were killed, the president's office said. Carter said 27 students - between the ages of 10-20 - perished in the fire.

"The kids were learning the Quran when the fire broke out," he said.

The cause of the fire was under investigation.

Rescuers in white masks and surgical gloves carried the children's bodies in bags from the burned-out building as crowds of people and relatives crushed together outside.

Parents at the scene wailed and wept as police fought a surging crowd to make way for ambulances taking away the bodies.

Pastor Emmanuel Herbert from a nearby church told The Associated Press he and his congregation woke up to sounds of the fire and called for help.

"When I turned around to look the entire place was red. When I looked through the window, I saw the whole place blazing with fire," he said.

The fire was so strong there was no way to enter the buildings, the pastor said.

President George Weah visited the site in Paynesville.

"We are here to encourage parents of the victims to have strength because it is painful to lose your kids in this manner," Weah told reporters at the scene.

"We extend our sympathy to the bereaved families. We don't know the cause of the fire yet, but we will encourage our investigators to find how it happened."

The Liberian authorities are all too familiar with deadly fires, often caused by malfunctioning generators, though "not on this scale", said presidential spokesman Isaac Solo Kelgbeh.

The majority of Liberians are Christian but there is a sizeable minority of Muslims among the 4.5 million population.

Arikel tersebut menginformasikan kebakaran pada sebuah asrama siswa dan gedung sekolah di Paynesville, di pinggiran ibukota Liberia, Monrovia. 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang kebakaran yang melanda sebuah pesantren atau sekolah keagamaan di Liberia, Afrika ternyata benar.

Namun foto pertama yang diunggah dalam artikel "Innalillahiwainnalillahirajiun! Pesantren Alquran Terbakar, 28 Santri & Guru Tewas Terpanggang" bukan peristiwa kebakaran di Liberia, Afrika. Melainkan foto kebakaran yang melanda masjid di Bengkulu

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓