[Cek Fakta] Ingkar Janji Bangun Jembatan, Wali Kota Diceburkan ke Sungai?

Oleh Diyah Naelufar pada 01 Nov 2019, 20:08 WIB
[Cek Fakta] Ingkar Janji Bangun Jembatan, Wali Kota Didorong ke Sungai, Faktanya? (Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Pada 18 Oktober 2019, laman Facebook Bali Channel mengunggah sebuah video seorang pria mengenakan kemeja putih didorong ke sungai oleh seseorang. Terlihat beberapa anak dan orang dewasa menyoraki, bahkan ada yang mengejarnya. Pria yang jadi sasaran pun lari tunggang-langgang.

"Walikota ini menjanjikan sebuah jembatan di sungai. Dia datang lagi untuk kampanye pemilihan Masa jabatan baru... Lihat bagaimana publik menyambutnya..," demikian kalimat yang terpampang dalam video.

Laman Facebook Bali Channel juga menambahkan narasi dalam unggahannya.

"Kala itu, Dia menjanjikan sebuah jembatan di sungai.

Dia datang lagi untuk kampanye pemilihan untuk masa jabatan baru dan menjanjikan hal yang sama. Mengobral janji yang tak pasti.

Lihat bagaimana publik menyambutnya."

Sejak kali pertama dipublikasikan ke Facebook, unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 358.002 kali, dibagikan sebanyak 6.500 kali, dan mendapatkan 622 komentar.

Apakah insiden tersebut nyata? 

2 of 4

Penelusuran Fakta

Penelusuran gambar tangkapan layar melalui situs Yandex.com mengarah ke sejumlah pemberitaan serupa, tentang seorang wali kota yang diceburkan ke sungai karena ingkar janji membangun jembatan.

 

 

[Cek Fakta] Ingkar Janji Bangun Jembatan, Wali Kota Didorong ke Sungai, Faktanya? (Yandex)

 

Namun, tak ada yang menjelaskan di mana lokasi kejadian tersebut, juga nama walikota yang konon ingkar janji. 

Petunjuk lain didapat dari tulisan 'PORTAL ENGOMADEIRA' yang ada di dalam video.

Penelusuran dengan mesin pencarian mengarah ke laman Facebook Portal Engomadeira. Video serupa, dalam versi lengkap ada di sana.

 

[Cek Fakta] Ingkar Janji Bangun Jembatan, Wali Kota Didorong ke Sungai, Faktanya? (Facebook)

 

Di bagian akhir video terlihat adegan pria yang didorong ke saluran pembuangan membersihkan tubuhnya dengan air yang mengalir dari selang. Tak ada warga yang menjadikannya bulan-bulanan. Ia bahkan kemudian diwawancara oleh seseorang yang membawa mikrofon. 

Jika ditelusuri lebih lanjut, ada tulisan ini dalam narasi video tersebut:

Politico prometeu e não cumpriu e foi jogado no esgoto a céu a berto. #Gravaçao #Encenaçao #Realidadedavida #Georgetrovao #EricosilvaCurta o #Instagram da Produção. https://www.instagram.com/ericosilva.oficial/?hl=pt-br

Atau jika diterjemahkan dalam Bahasa Inggris menjadi:

Politico promised and did not fulfill and was thrown into the sewage in the open sky. #Recording # Staging #LifeReality #Georgetrovao #EricosilvaEnjoy the #Instagram of Production. https://www.instagram.com/ericosilva.oficial/?hl=en

Ada tagar #Staging dan #LifeReality dalam unggahan itu, yang mengarah pada dugaan adegan tersebut bukan nyata adanya, melainkan dibuat-buat. 

Cek fakta yang dilakukan kantor berita AFP juga menemukan fakta bahwa adegan tersebut adalah 'dramatisasi'. Hal tersebut diungkap dalam artikel berjudul, This video of a ‘politician’ being thrown in a river? It’s a dramatisation yang dipublikasikan pada 27 September 2019.

Berdasarkan penelusuran tim AFP Fact-Check’s Brazil, politisi atau wali kota yang digambarkan dalam video itu ternyata adalah wakil ketua komunitas Portal Engomadeira.

"Kami membuat video ini untuk menunjukkan kepada orang-orang, betapa kita telah ditipu selama empat tahun. Ini waktu yang lama untuk menunggu semuanya terwujud," kata aktor yang berperan sebagai politisi di tempat kejadian, saat diwawancara di akhir video.

Pihak Portal Engomadeira juga mengklarifikasi bahwa adegan tersebut bukan kejadian nyata. Melainkan buatan.

Tujuannya, sebagai peringatan. Politisi yang datang ke sana membawa janji-janji akan bernasib serupa jika ia ingkar. 

3 of 4

Kesimpulan Klaim

Insiden wali kota atau politisi didorong ke sungai atau saluran pembuangan air bukan lah kejadian nyata.

Adegan itu diproduksi Portal Engomadeira sebagai peringatan pada politisi yang mengumbar janji-janji manis yang ternyata dusta belaka. 

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 of 4

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. Facebook tidak terlibat dalam pengambilan keputusan terkait hasil kesimpulan Cek Fakta Liputan6.com.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait