[Cek Fakta] Hoaks Bulan Akan Mengelilingi Kakbah Malam Ini Pukul 03.25

Oleh Diyah Naelufar pada 21 Okt 2019, 20:20 WIB
[Cek Fakta] Bulan Akan Mengelilingi Kakbah Setiap 100 Ribu Tahun Sekali, Faktanya?

Liputan6.com, Jakarta - Pada 19 Oktober 2019, pemilik akun bernama ‎Umi Pipik Dian Irawati‎ (@Umipipikdianfanscantik) mengunggah foto Bulan yang besar dan merah di atas sebuah bangunan.

Dalam unggahannya itu, ia menambahkan narasi:

"Buat Semua Umat Islam!!!

😢BACALAH SEBELUM TERLAMBAT..!!😢

Malam nanti jam 3:25 pagi bulan akan mengelilingi Ka'bah dan langit akan berwarna biru muda, inilah sa'at penerima'an doa,taubat,munajat,ini​ *terjadi setiap 100 ribu tahun sekali,

*Hari ini di malam hari siapa pun yang berdo'a akan diterima. Bulan akan melakukan Tawaaf di sekitar Ka'bah.Tolong sampaikan ini kepada semua orang. *Rabbi minkulli zambi wa'atubu illiahi.. , jika kamu mengirim doa ini ke temanmu, Allah akan menyelesaikan semua masalahmu.

Tolong kirimkan ini ke Setiap 5 grup dekat kalian sehingga mereka bisa mengetahui .. ..semoga bermanfaat Aamiin."

 

Sejak kali pertama muncul di Facebook, unggahan tersebut telah dibagikan sebanyak 525 kali.

Benarkah Bulan akan mengelilingi Kakbah pada Minggu 20 Oktober 2019 pukul 03.25 pagi? Dan, benarkah itu fenomena yang terjadi setiap 100 ribu tahun sekali?

 

Mari kita cek fakta infomasi tersebut. 

 

2 of 4

Penelusuran Fakta

Pencarian di Google Search dengan kata kunci 'bulan mengelilingi Ka'bah' menghasilkan temuan. Dan ternyata, itu adalah kabar lama yang terus berulang. Setidaknya sejak 2015 lalu.

 

 

[Cek Fakta] Bulan Akan Mengelilingi Kakbah Setiap 100 Ribu Tahun Sekali, Faktanya?

 

Penelusuran di Google Search menggunakan kata kunci 'moon circle kaaba tonight'  menunjukkan, kabar serupa dalam Bahasa Inggris juga beredar di internet. 

Seperti dikutip dari forum islamicboard.com, kabar tersebut bahkan beredar sejak 2011 lalu dan telah dibantah badan antariksa Malaysia (Angkasa).

 

[Cek Fakta] Bulan Akan Mengelilingi Kakbah Setiap 100 Ribu Tahun Sekali, Faktanya?

 

 

Kepala Lapan: Itu Hoaks

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin membantah kabar yang beredar tersebut.

Dalam artikel berjudul, Muncul Lagi Kabar Bulan Mengelilingi Kabah, Kepala Lapan: Hoax yang dimuat Tempo.co, ia menyebut itu kabar dusta belaka alias hoaks.

Berikut isi artikel tersebut:

TEMPO.CO, Bandung - "Bulan malam nanti jam 3:25 akan mengelilingi Ka'bah. Saat itu pula langit akan berwarna biru muda." Pesan ini beredar kembali di sejumlah akun media sosial. "Hoax lama itu diulang-ulang," kata Thomas Djamaluddin, Kamis, 28 Februari 2019.

Periset Astronomi- Astrofisika yang kini menjadi Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu mengatakan, bulan tidak mungkin bergerak mengelilingi Kabah. "Langit dinihari juga tidak mungkin berwarna biru muda," katanya.

Menurut Djamaluddin, pergerakan harian bulan berpola dari timur ke arah barat. Karena itu tidak mungkin bulan berputar mengelilingi Kabah.

Soal langit biru itu ada alasannya disebut kabar bohong atau ngibul, alias hoax. Warna langit malam adalah hitam karena tidak ada cahaya matahari. "Hoax tidak ada penjelasan ilmiahnya," ujar dia.

Beredar kabar dari unggahan yang isinya menyebutkan bahwa pada dinihari pukul 03.25 bulan akan mengelilingi Kabah. Langit juga akan berwarna biru muda. Kabar ini sudah pernah beredar tahun 2017.

Momentum itu disebut sebagai waktu yang tepat untuk penerimaan doa, meminta doa, dan bertobat. Waktu kejadiannya setiap 100 ribu tahun sekali.

"Hari ini di malam hari siapa pun yang berdoa akan diterima. Bulan akan melakukan Tawaaf (berkeliling) di sekitar Kabah."

Di bagian akhir kabar hoax itu, tertulis permintaan untuk mengirimkan kabar itu ke tiga grup media sosial dan orang dekat.

Kabar tersebut juga dibantah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, seperti dimuat situs Tribunnews dalam berita berjudul, BMKG Tegaskan Bulan Tawaf Berita Hoax.

 

 

3 of 4

Kesimpulan

Kabar yang menyebut bahwa 'malam nanti jam 3:25 pagi bulan akan mengelilingi Ka'bah' adalah hoaks yang kerap diulang. 

banner Hoax
banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)
4 of 4

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait