[Cek Fakta] Imbauan soal Komplotan Manusia Sampah Berkedok Petugas Sensus Berasal dari Polri?

Oleh Devira Prastiwi pada 09 Sep 2019, 17:41 WIB
Diperbarui 27 Nov 2019, 12:00 WIB
[Cek Fakta] Informasi Hoaks Manusia Sampah dari Polri yang Berkedok Petugas Sensu dan Melakukan Hipnotis

Liputan6.com, Jakarta - Akun Facebook bernama Del Djago mengunggah sebuah foto yang diklaim menunjukkan selebaran dari 'Bid. Humas Polri'. Foto itu diunggah pada 28 Oktober 2018.

Dalam selebaran itu tertulis soal komplotan manusia sampah berkedok sebagai petugas sensus. Kemudian, orang itu akan melakukan hipnotis dan mengambil barang-barang berharga.

Berikut narasi dalam kertas imbauan itu: 

INFO PENTING DARI

BID. HUMAS POLRI

SEKARANG ADA KOMPLOTAN-KOMPLOTAN MANUSIA SAMPAH YANG BERANGGOTA PRIA DAN WANITA MULAI BERKELIARAN KE RUMAH PENDUDUK DARI PINTU KEPINTU DENGAN CARA BERKEDOK SEBAGAI PETUGAS SENSUS , MEREKA MEMINTA MENGISI FORMULIR ATAU TANYA JAWAB DENGAN MEREKA DAN PADA SAAT ITU KAMU AKAN DIBIKIN TAK SADARKAN DIRI, SETELAH 1-2 MENIT LALU BARANG-BARANG BERHARGA AKAN DIKURAS BAHKAN JIKA KETEMU ANAK KECIL TAK LUPA DIBAWA PERGI JUGA.

SEBAR LUASKAN INFO INI KE SELURUH MASYARAKAT  !!!

[Cek Fakta] Informasi Hoaks Manusia Sampah dari Polri yang Berkedok Petugas Sensu dan Melakukan Hipnotis

"Hati2......" tulis Del Djago menyertai unggahan fotonya.

Hingga kini, foto tersebut sudah dibagikan 96 ribu kali dan mendapat tanda suka 3.300. Selain itu, ada 476 komentar di dalam unggahan foto tersebut.

Benarkah imbauan tersebut berasal dari Polri? 

2 of 4

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Liputan6.com mencoba menelusuri kebenaran foto selebaran yang diunggah oleh akun Facebook tersebut. Namun, tak ada bukti yang mendukung bahwa itu adalah selebaran yang dikeluarkan Polri. 

Hal sebaliknya justru dimuat dalam artikel yang ditulis Liputan6.com pada 4 Januari 2018. Artikel itu berjudul, Ada Selebaran Manusia Sampah Intai Warga, Ini Kata Kapolres Bogor.

Polres Bogor menegaskan selebaran yang menyebut adanya komplotan manusia sampah berkedok petugas sensus yang berkeliaran ke rumah penduduk bukan berasal dari Polri, melainkan dari RW setempat.

[Cek Fakta] Informasi Hoaks Manusia Sampah dari Polri yang Berkedok Petugas Sensu dan Melakukan Hipnotis

"Polres Bogor telah melakukan penelusuran dan pengecekan menegaskan bahwa selembaran informasi yang tersebar tersebut bukan dari Humas POLRI," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika dalam keterangannya, Kamis (4/1/2018).

Dia menjelaskan, pengumuman itu dibuat salah satu ketua RW untuk memberikan imbauan agar warganya lebih waspada terhadap orang yang tidak dikenal. Akan tetapi dengan cara yang mendramatisir supaya lebih menarik.

"Terhadap pengumuman tersebut sudah diminta untuk diturunkan dan diganti dengan pengumuman yang lebih baik," tegas dia.

Polres Bogor pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak menerima informasi. Semua kabar diharapkan tidak mudah dipercaya karena belum tentu kebenarannya.

"Kami juga mengingatkan jangan menyebarkan informasi yang meresahkan," kata dia.

Isi Selebaran

Dalam selebaran itu, disebutkan bahwa info penting ini dari bidang Humas Polri. Berikut imbauan dalam pengumuman yang ditulis dengan huruf kapital tersebut.

INFO PENTING

BIDANG HUMAS POLRI

SEKARANG ADA KOMPLOTAN-KOMPLOTAN MANUSIA SAMPAH YANG BERANGGOTAKAN PRIA DAN WANITA, MULAI BERKELIARAN KERUMAH PENDUDUK DARI PINTU KE PINTU DENGAN CARA BERKEDOK SEBAGAI PETUGAS SENSUS, MEREKA MEMINTA MENGISI FORMULIR ATAU TANYA JAWAB DENGAN MEREKA, DAN PADA SAAT ITU ANDA AKAN DIBUAT TAK SADARKAN DIRI, SETELAH 1-2 MENIT LALU BARANG-BARANG BERHARGA AKAN LANGSUNG DIKURAS, BAHKAN JIKA MEREKA MENEMUKAN ANAK KECIL AKAN LANGSUNG DIBAWA PERGI OLEH KOMPLOTAN ITU.

SEBAR LUASKAN INFO INI KE SELURUH MASYARAKAT!!!

BOGOR 23 DESEMBER 2017."

Selain itu, Merdeka.com juga menulis artikel serupa yang berjudul, Polri pastikan selebaran imbauan hati-hati terhadap petugas sensus hoax. Tulisan itu dimuat pada 4 Januari 2019.

[Cek Fakta] Informasi Hoaks Manusia Sampah dari Polri yang Berkedok Petugas Sensu dan Melakukan Hipnotis

"Beredarnya selebaran yang mengatasnamakan Divisi Humas Mabes Polri yang bertuliskan bahwa adanya komplotan yang berkedok menjadi petugas Sensus. Selebaran itu sudah beredar di jejaring media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan bahwa selebaran tersebut adalah hoax dan pihaknya juga belum tau siapa yang pasti membuat selebaran tersebut.

"Enggak bener itu infonya, hoax itu hoax," kata Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/1).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengungkapkan Mabes Polri selalu membubuhkan logo 'Humas Mabes Polri' pada setiap imbauan yang dikeluarkan dan disebar ke tengah masyarakat.

"Kalau emang yang keluarin surat dari sini (Humas Mabes) pasti tulisannya Bid. Divisi Humas Polri. Bukan kaya yang ini (Bid. Humas Polri)," ujarnya.

Dirinya berpesan kepada masyarakat agar tak mudah untuk menerima segala bentuk informasi kalau belum mencaritahu kebenaran akan informasi yang diterimanya itu.

Ini isi tulisan yang beredar di media sosial WhatsApp:

'Sekarang ada kompolotan-komplotan manusia sampah yang beranggotakan pria dan wanita, mulai berkeliaran ke rumah penduduk dari pintu ke pintu dengan cara berkedok sebagai petugas sensus, mereka meminta mengisi formulir atau tanya jawab dengan mereka, dan pada saat itu anda akan dibuat tak sadarkan diri, setelah 1-2 menit lalu barang-barang berharga akan langsung dikuras, bahkan jika mereka menemukan anak kecil akan langsung dibawa pergi oleh komplotan itu. Sebarkan info ini ke seluruh masyarakat.!!!'."

 

3 of 4

Kesimpulan

Keberadaan selebaran yang diunggah oleh akun Facebook Del Djago memang benar adanya. Namun, informasi yang ada di dalam selebaran bukan berasal dari Polri, melainkan dari RW setempat. 

 

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 of 4

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓