[Cek Fakta] Foto Para Perempuan Berhamburan dari Apartemen Pasca-Gempa Ternate, Faktanya?

Oleh Hanz Jimenez Salim pada 09 Jul 2019, 18:22 WIB
[Cek Fakta] Gambar tangkapan layar foto warga mengungsi akibat gempa

Liputan6.com, Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Ternate, Maluku Utara pada Minggu 7 Juli 2019 lalu.

Sebagian warga yang merasakan guncangan gempa, memilih mengungsi dari tempat tinggalnya.

Gambaran kepanikan warga akibat gempa Ternate beredar di media masa maupun media sosial dan aplikasi perpesanan. 

Salah satunya diunggah akun Facebook bernama Hein Jullyant pada 7 Juli 2019. Ada lima foto yang diklaim menunjukkan suasana pasca-gempa Ternate.

Salah satunya, seorang perempuan dengan tubuh terbalut selimut tebal. Juga wanita-wanita lain dengan pakaian rumah atau bahkan baju tidur. 

Akun facebook ini kemudian menambahkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya.

"#BreakingNews: Akibat Gempah Barusan Melanda SULUT.. Penghuni Apartemen dan Hotel Bergegas Keluar.. 😅😂 (Photo Ilustrasi)," tulis akun facebook Hein Jullyant.

Konten yang diunggah akun facebook Hein Jullyant telah 4.800 kali dibagikan dan mendapat 8 komentar warganet. 

"Prasaan ini yg di cina," tulis salah satu pengguna Facebook, yang skeptis soal unggahan itu. 

Sang penggunggah dalam narasinya juga menyertakan dua emoji dan tulisan '(Photo Ilustrasi)'.

2 of 4

Penelusuran Fakta

Gambar tangkapan layar gempa yang terjadi di Sichuan, China pada 17 Juni 2019 lalu.
Gambar tangkapan layar gempa yang terjadi di Sichuan, China pada 17 Juni 2019 lalu.

Setelah ditelusuri, kabar tentang wanita yang berhamburan di tengah jalan ternyata tidak terkait dengan gempa di Ternate, Maluku Utara.

Jika foto itu diunggah ke mesin pencari google images, maka hasilnya tidak terkait dengan gempa di Ternate. Foto-foto tersebut merupakan kejadian gempa di Sichuan, China.

Salah satu foto, misalnya bersumber dari situs volcanodiscovery.com dengan judul artikel "Moderate mag. 5.8 earthquake - Sichuan, China on Monday, 17 June 2019".

Foto lainnya, juga dimuat dari situs kantor berita China, yaitu thepaper.cn dengan judul "直击丨四川宜宾6.0级地震:已造成2人死亡,9人被困".

Fakta tentang gempa di Sichuan, China juga bisa dilihat di situs Liputan6.com dengan judul artikel "Gempa 6,0 Skala Richter Hantam Barat Daya China, 6 Orang Tewas".

Dalam artikel itu disebutkan, bahwa gempa berkekuatan 6,0 skala Richter terjadi pada 17 Juni 2019 lalu.

 

Liputan6.com, Sichuan - Gempa berkekuatan 6,0 skala Richter melanda provinsi Sichuan, Chinabarat daya pada Senin, 17 Juni 2019.

Gempa tersebut menewaskan sedikitnya enam orang dan 75 lainnya terluka, demikian disampaikan oleh pejabat dan media pemerintah China.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (18/6/2019), tim penyelamat bergegas ke daerah yang dilanda hujan lebat di dekat pusat gempa.

Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi China, gempa terjadi di kedalaman 16 kilometer laut.

Setidaknya ada empat gempa susulan, yang terbesar memiliki kekuatan 5,1, terjadi dalam 40 menit berikutnya.

Survei Geologi AS menyebutkan besarnya gempa utama ada di angka 5,8 skala Richter dan telah membuat kerusakan besar.

Enam orang yang meninggal dan puluhan lain yang mengalami luka ada di kabupaten Changning dan Gongxian, China kata pejabat setempat, menurut Xinhua.

Sebuah hotel yang dekat dengan pusat gempa runtuh, tetapi tidak dijelaskan apakah ada korban dari runtuhnya hotel tersebut.

Lebih dari 300 petugas pemadam kebakaran telah dikirim ke tempat kejadian. Petugas penyelamat juga dikirim sambil membawa 5.000 tenda, 10.000 dipan lipat dan persediaan darurat lainnya.

 

3 of 4

Kesimpulan

Foto para wanita yang berhamburan di jalanan yang sudah viral tidak terkait dengan gempa di Ternate, Maluku Utara. Foto itu merupakan kejadian gempa di Sichuan, China.

Narasi yang disampaikan oleh akun facebook Hein Jullyant tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, meski sang penggunggah menambahkan emoji dan tulisan '(Photo Ilustrasi)'. 

Banner Cek Fakta: Salah
Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)
4 of 4

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Lanjutkan Membaca ↓