Ayahnya Disebut Pelacur, Neymar Serang Eks Presiden Santos

Oleh adyaksa pada 20 Feb 2014, 18:34 WIB
Diperbarui 20 Feb 2014, 18:34 WIB
neymar-140220b.jpg
Perbesar
Striker Barcelona, Neymar melancarkan serangan terbuka pada mantan Presiden Santos, Luis Alvaro de Oliveira Ribeiro (LAOR). Neymar kecewa karena Ayahnya, Neymar senior dijuluki 'pelacur', Rabu (19/2/2014) lalu.

LAOR mengkritik Neymar senior mengambil keuntungan terlalu banyak dari transfer Neymar ke Barcelona musim panas lalu. Transfer Neymar yang hanya 57,1 juta euro membengkak jadi 86,2 juta euro karena banyaknya pihak yang terlibat termasuk Neymar senior.

LAOR menuding ayah Neymar itu untung 40 juta euro sehingga ia berencana memasukkannya ke penjara. Neymar pun tak terima ayahnya diserang oleh LAOR.

"Sudah cukup bagi saya mendengar ucapan yang berlebihan tentang ayah saya. Apalagi LAOR menuding ayah saya sampah, itu sangat salah!" tulis Neymar di akun Instagramnya seperti dilansir Goal.

"Saya selalu memuja ayah. Jika dia meraih untung jutaan euro tentu tidak masalah karena dia bekerja, bukan hanya menunggu uang dari langit," kata Neymar lagi. "Saya jadi tahu sahabat saya Ganso pergi dari Santos bukan karena tidak cinta klub itu tapi karena direksinya."

"Saya berbicara demi keadilan. Saya kecewa dengan LAOR dan mantan presiden lain, Odilio. Saya minta maaf pada penggemar Santos tapi hati saya tetap untuk kalian," tulis Neymar menambahkan.

Baca Juga:
Mantan Kekasih Neymar `Kencan` dengan Ronaldo
Demichelis Akui Salah Jegal Messi
Istri Rooney Pamer Bikini Bermotif Ular di Barbados
Arjen Robben Ludahi Sagna?
City Sudah Tahu Kelemahan Barcelona