Polisi Singapura Tangkap 14 Orang Sindikat Pengaturan Skor

Oleh a.yani pada 19 Sep 2013, 15:50 WIB
Diperbarui 21 Okt 2017, 04:18 WIB
pengaturan-scoor-130823b.jpg
Polisi dan badan antikorupsi Singapura menangkap 14 orang yang diduga sebagai pelaku tindak kriminal pengaturan skor pada pertandingan sepakbola. Mereka tergabung dalam sebuah jaringan yang terorganisasi.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepolisian Singapura dan Corrupt Practices Investigation, atau badan yang menyelidiki perihal praktek korupsi. Mereka mengkonfirmasi telah menangkap 12 orang pria dan dua wanita yang diduga terjaring dalam praktik pengaturan hasil pertandingan.

Penangkapan dilakukan setelah melalui penyelidikan lebih dari 12 jam. Hasilnya, ke-14 orang tersebut, memang benar-benar terlibat dalam organisasi besar.

"Polisi mengkonfirmasi bahwa tersangka, termasuk pimpinan dan beberapa orang lainnya, merupakan subyek dari investigasi mengenai skandal pengaturan pertandingan sepakbola," demikian pernyataan kepolisian kepada Guardian, seperti dilansir Goal.com, Kamis (19/9/2013).

"Pemerintah Singapura telah mengambil langkah penting dalam menindak sindikat pengaturan pertandingan internasional dengan menangkap tersangka utama dalam kasus ini," ucap pihak Interpol, Ronald K Noble, yang juga menangani kasus pengaturan skor tersebut.

Kasus pengaturan pertandingan atau pengaturan skor ini juga diduga sampai pada laga yang berlangsung di Liga Champions dan kualifikasi Piala Dunia, dan juga meliputi hingga setidaknya 380 pertandingan di kancah Eropa.

Pada April lalu, sejumlah perangkat pertandingan, meliputi wasit dan asisten wasit dibatalkan untuk memimpin laga Tampines Rovers melawan East Bengal di AFC Cup, beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Itu setelah adanya dugaan gratifikasi seks untuk mengatur laga tersebut. (Vin)