MU Susah Payah Tumbangkan Omonia, Erik ten Hag Kritik Dua Pemain Ini

Oleh Theresia Melinda Indrasari pada 07 Okt 2022, 16:30 WIB
Diperbarui 07 Okt 2022, 16:30 WIB
Foto: Deretan Pemain dengan Upah Tertinggi di Liga Inggris pada 2022, Didominasi Pemain MU
Perbesar
Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United (MU) Erik ten Hag mengkritik penampilan Jadon Sancho dan Tyrell Malacia dalam matchday ketiga Grup E Liga Europa kontra Omonia yang berlangsung di GSP Stadium pada Kamis (6/10/2022).

Seperti diketahui, Setan Merah harus bersusah payah mencuri kemenangan di laga tersebut. Mereka lebih dulu tertinggal berkat gol dari Karim Ansarifard pada menit ke-34.

Beruntung sumbangsih tiga angka dari Marcus Rashford (’53, ’84) dan Anthony Martial (’63) mampu membawa MU balik memimpin. Adapun Omonia hanya sanggup memperkecil selisih jarak lewat aksi Nikolas Panayiotou di menit 85.

Ironisnya, Sancho dan Malacia sama sekali tak ikut menjadi aktor dalam kemenangan tersebut. Mereka justru ditarik keluar oleh Erik ten Hag sesaat setelah turun minum. Keduanya lantas digantikan oleh Rashford dan Luke Shaw.

Manajer berkepala plontos mengungkap alasan dirinya mengusir Sancho dan Malacia dalam duel kontra Omonia. Menurutnya, duo bintang Setan Merah itu memang tampil kurang bagus di paruh pembuka, sehingga dirinya memutuskan untuk melakukan pergantian pemain.

"Bukan itu (gol pembuka Omonia) yang tidak saya sukai, (melainkan) pergerakan kami dengan bola. (Pemain) di sisi kiri menurut saya kurang bagus saat babak pertama," ujarnya selepas laga, seperti dilansir dari Metro.

"Pergerakan dari belakang garis pertahanan (masih kurang). Jadi saya berharap dengan (memasukkan) Luke dan Marcus, kami mendapat lebih banyak efek dari hal itu. Menurut saya, ini sudah terjadi," tambahnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Menciptakan Peluang

Foto: Frustrasinya Cristiano Ronaldo saat Gagal Cetak Gol ke-700 saat MU Hanya Menang Tipis atas Omonia di Liga Europa
Perbesar
Andai gol tercipta, Cristiano Ronaldo akan menggenapkan raihan golnya menjadi 700 gol di level klub. Hingga kini ia telah mencetak 699 gol bersama 4 klub yang pernah dibelanya, dengan rincian 143 gol bersama Manchester United, 450 gol bersama Real Madrid, 101 gol bareng Juventus dan 5 gol bersama klub pertamanya Sporting Lisbon. (AP/Maria Karadjias)

Pada pertandingan kontra Omonia, MU sejatinya banyak menciptakan peluang. Di antaranya tendangan Ronaldo yang bisa dimentahkan kiper Fabiano.

Kemudian kesempatan didapat Antony dan Bruno Fernandes, tetapi ada miskomunikasi di penyelesaian akhir. Semenit berselang, Bruno kembali memperoleh kesempatan, tetapi tendangannya masih membentur mistar.

Di luar dugaan, Omonia justru yang bisa mencetak gol lebih dulu gara-gara kesalahan Tyrell Malacia. Karim Ansarifard sukses mengoyak jala Manchester United di menit ke-34.


Banyak Kesalahan

Erik ten Hag - Manchester United - MU - Liga Europa - 6 Oktober 2022
Perbesar
Manajer Manchester United Erik ten Hag memberi isyarat selama pertandingan Grup E Liga Europa melawan Omonia Nicosia di Stadion Nego GSP, Kamis (6/10/2022) malam WIB. MU menang 3-2 atas Omonia. (AP Photo/Petros Karadjias)

Ten Hag menilai MU memang banyak melakukan kesalahan saat bertandang ke markas Omonia. Padahal, Setan Merah sudah berhasil menciptakan peluang. Akan tetapi, kesalahan demi kesalahan yang dibuat justru membuat MU kebobolan lebih dulu.

"Kami memulai dengan baik, dengan (menciptakan) sejumlah peluang. Kemudian kesalahan yang tidak perlu (dilakukan) dan sepuluh menit berjalan sangat buruk. Kami harus belajar dari itu," kata Ten Hag kepada BT Sports.

"Kami terlalu statis. Kamu harusnya membuat pergerakan setelah tertinggal. Itulah sebabnya kami mengganti dua pemain. Pemain pengganti memiliki dampak yang luar biasa. Mereka membuat tim kami lebih kuat," sambung juru taktik yang pernah menangani Ajax Amsterdam.


Tidak Mudah

Anthony Martial - MU - Manchester United - Liga Europa - 6 Oktober 2022-1
Perbesar
Pemain Manchester United Anthony Martial (Kedua kiri) dengan rekan setimnya merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Europa melawan Omonia di Stadion Nego GSP, Kamis (6/10/2022) malam WIB. MU menang 3-2. (AP Photo/Petros Karadjias )

Terlepas dari hal itu, Ten Hag tak menampik bahwa duel melawan Omonia bukanlah laga yang mudah. Pasalnya, tim Siprus dipandang kompak dalam menciptakan kesempatan.

"Tidak mudah melawan klub yang begitu kompak dalam menciptakan peluang. Ketika Anda down saat menghadapi lawan seperti ini, mereka justru akan mendapatkan lebih banyak energi," ujar Ten Hag soal Omonia.

"(Namun) jika Anda bisa bangkit, Anda akan mendapat kemenangan. Kami (MU) mampu mengatasi kemunduran dan bangkit (saat laga), itu sesuatu yang positif dari segi mentalitas," tambah pelatih asal Belanda.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya