Bukan Ronaldo dan Messi, Pemain Gurem Ini Cetak 5 Gol di Satu Laga Piala Dunia!

Oleh Anry Dhanniary pada 05 Okt 2022, 15:00 WIB
Diperbarui 05 Okt 2022, 15:00 WIB
Messi dan Ronaldo di Laga Rusia Vs Kroasia
Perbesar
Suporter berpose memakai topeng bintang Portugal, Cristiano Ronaldo dan bintang Argentina, Lionel Messi sebelum laga babak perempat final Piala Dunia 2018 antara Rusia dan Kroasia di Stadion Olimpiade Fisht, Sabtu (7/7). (AFP PHOTO/Kirill KUDRYAVTSEV)

Liputan6.com, Jakarta Penyerang adalah sosok yang diharapkan bisa menjadi andalan dalam mencetak gol dalam sebuah pertandingan sepakbola oleh timnya. Sebuah golnya bisa memberi perbuahan dan kemenangan, termasuk di Piala Dunia 2022 mendatang.

Piala Dunia kerap kali menjadi panggung yang memunculkan nama-nama penyerang dengan kemampuan yang luar biasa. Baik nama baru atau pemain-pemain yang sudah level dunia.

Jelang bergulirnya Piala Dunia Qatar akhir tahun nanti, mari kita lihat rekor milik seorang penyerang yang sampai saat ini masih belum terpecahkan meski sudah berumur 28 tahun.

Bagaimana tidak, pemain ini sukses mencetak lima gol dalam sebuah pertandingan Piala Dunia!

Mencetak hattrick di Piala Dunia saja sudah menjadi barang langka. Hanya terjadi 52 kali dalam 800 pertandingan sepanjang sejarah turnamen sepakbola paling bergengsi tersebut.

Mencetak empat bahkan lebih langka lagi, hanya terjadi tujuh kali sepanjang Piala Dunia bergulir sejak 1930.

Tapi hanya satu orang saja yang berhasil mencetak lima gol dalam satu pertandingan, yaitu pemain asal Rusia, Oleg Salenko, saat meraih kemenangan atas Kamerun di Piala Dunia 1994.

Bagi Rusia, pertandingan terakhir Grup B ini menjadi ajang pertaruhan harga diri setelah kalah di dua pertandingan sebelumnya dari Brasil (0-2) dan Swedia (1-3).

Karena itu, mereka tidak main-main saat menghadapi Kamerun yang merupakan "kuda hitam" pada ajang Piala Dunia 1990 di Italia.

Salenko pun tampil kesetanan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Pemain Gurem Cetak Rekor

FOTO: Kepala Firaun hingga Topi Sombrero Menambah Semarak Piala Dunia 2018
Perbesar
Suporter Rusia mengibarkan bendera menyambut gelaran Piala Dunia di Jalan Nikolskava, Moskow, Rabu (13/6/2018). Piala Dunia 2018 akan berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. (AP/Rebecca Blackwell)

Salenko hanya butuh 45 menit pertama untuk mencetak hattrick, termasuk lewat eksekusi titik penalti di akhir babak jelang turun minum. Penampilannya di paruh kedua kembali trengginas.

Dua gol berhasil dicetaknya, membuat total lima gol berhasil dicetal Salenko dalam pertandingan tersebut. Total ia mencetak 6 gol sepanjang turnamen.

Torehan 6 gol itu membuat dirinya merebut gelar Golden Boot (pencetak gol terbanyak) bersama legenda Bulgaria, Hristo Stoikov.

Namun berbeda dari Stoikov yang berhasil membawa Bulgaria hingga semifinal, Salenko ironisnya bahkan gagal lolos fase grup.

Rusia hanya menduduki peringkat tiga klasemen akhir Grup B dan gagal menjadi empat negara yang merebut tiket babak 16 besar dengan status peringkat tiga terbaik.

Hingga saat ini, Salenko menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah Piala Dunia yang menjadi topskorer tapi hanya mentok di fase grup.

Meski bukan pemain beken, ini bukan kali pertama Salenko menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. Sebelumnya, pemain kelahiran Leningrad (kini Saint Petersburg) ini merupakan topskorer Piala Dunia U-20.

Prestasi ini ia catatkan saat tampil bersama Uni Soviet di Arab Saudi. Kala itu, Salenko muda berhasil mencetak 5 gol.

Hingga saat ini, hanya Salenko yang tercatat sebagai pemain yang pernah menjadi topskorer Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia level senior.


Hanya 7 Quattrick di Piala Dunia

10 Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Dari Masa Ke Masa
Perbesar
Just Fontaine pemain Prancis. Ia mengemas 13 gol selama mengikuti Piala Dunia tahun 1958 (Istimewa)

Penyerang lain yang sukses mencatatkan namanya dalam sejarah adalah para pencetak empat gol alias quattrick. Hanya ada tujuh orang saja yang berhasil.

Paling pertama adalah penyerang Polandia, Ernst Wilimowski, ke gawang Brasil pada Piala Dunia 1938 di Prancis.

Ironisnya, empat gol tersebut gagal memberikan kemenangan. Polandia akhirnya kalah 5-6 pada babak perpanjangan waktu laga 16 besar tersebut.

Lalu berikutnya adalah Ademir seorang penyerang andalan Brasil yang tampil di Piala Dunia 1950.

Tampil di depan publiknya sendiri, empat gol berhasul dicetaknya dalam kemenangan 7-1 melawan Swedia dalam pertandingan terakhir fase grup.

Berikutnya adalah Sandor Kocsis saat membawa Hungaria menang 8-3 atas negara kuat, Jerman Barat, pada fase grup Piala Dunia 1954 di Swiss.

Hungaria terus melaju sampai ke babak final. Ironisnya, mereka gagal meraih gelar juara setelah kalah 2-3 di tangan Jerman Barat.

Sosok berikutnya adalah Just Fontaine, penyerang legendaris milik Prancis, saat hadapi (lagi-lagi) Jerman Barat di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958.

Saat itu, Fontaine berhasil mencetak empat gol dalam kemenangan telak 6-3.


Quattrick Terakhir Piala Dunia

img_butragueno-201.jpg
Perbesar
Striker legendaris Spanyol Emilio Butragueno setelah mencetak gol ke gawang Debmark pada saat timnya meraih kemenangan 5-1 di PD 1986 di Meksiko. AFP PHOTO/JOEL ROBINE

Legenda Portugal, Eusebio, juga berhasil masuk ke dalam daftar bersejarah ini. Salah satu penampilan paling fantastis pemain berjuluk "Black Panther" di kancah Piala Dunia.

Selain empat golnya, Eusebio juga memperlihatkan pada dunia kemampuannya yang berhasil bikin Korea Utara kocar-kacir.

Empat golnya memberikan kemenangan 5-3 pada Piala Dunia 1966, membuat dirinya semakin disematkan sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa dan dunia.

20 tahun berselang, baru ada satu pemain lagi yang berhasil mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia yaitu legenda Spanyol, Emilio Butragueno.

Mungkin bagi generasi sekarang namanya lebih familiar sebagai salah satu pejabat Real Madrid, klub yang membesarkan namanya.

Tapi ternyata, ia juga punya kaki yang tajam ketika menggunakan kostum La Furia Roja milik Timnas Spanyol.

Salah satunya saat mencetak empat gol saat Spanyol berpesta gol 5-1 atas Denmark di babak 16 besar Piala Dunia Meksiko tahun 1986.

Dan hingga kini, itu adalah momen quattrick terakhir yang pernah tercipta sepanjang Piala Dunia. Mulai 1990 hingga 2018 belum pernah ada lagi pemain yang sukses cetak empat gol dalam satu laga.


Batistuta, Ronaldo hingga Kane Belum Bisa

Foto: Dipaksa Main dan Tampil Bapuk Lawan Spanyol, Cristiano Ronaldo Gagal Bawa Portugal ke Semifinal UEFA Nations League
Perbesar
Timnas Portugal gagal lolos ke semifinal UEFA Nations League usai disingkirkan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada laga terakhir Grup B di Estadio Municipal de Braga, Rabu (28/9/2022) dini hari WIB. (AP/Rui Vieira)

Pemain-pemain macam Gabriel Batistuta, Miroslav Klose, Pauleta, Gonzalo Higuain, Thomas Mueller, Xherdan Shaqiri, Cristiano Ronaldo dan paling mutakhir Harry Kane sudah berusaha.

Namun, mereka hanya berhasil mencetak tiga gol saja bagi negara yang mereka bela di Piala Dunia.

Menarik juga untuk ditunggu apakah akan ada pemain yang mencetak empat, lima atau bahkan enam gol dalam satu pertandingan di ajang Piala Dunia Qatar yang akan bergulir akhir tahun nanti.

Karena masih banyak nama pemain-pemain top yang akan menjadi andalan lini depan tim nasional negara-negaranya.

Maka dari itu, jangan ketinggalan untuk menonton Piala Dunia 2022 yang akan mulai bergulir 20 November hingga 18 Desember mendatang.

Jangan sampai kelewatan menjadi saksi sejarah yang bakal tersaji di Qatar!

Infografis Piala Dunia 2022
Perbesar
Infografis Piala Dunia 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya