Lebih Dekat dengan Olahraga Tenis Meja, Mulai Dari Perlengkapan hingga Teknik Permainan

Oleh Haya Aulia pada 01 Okt 2022, 06:00 WIB
Diperbarui 01 Okt 2022, 06:00 WIB
Foto: Ragam Ekspresi Lucu nan Keren Atlet Tenis Meja di Olimpiade Tokyo 2020
Perbesar
Mulut petenis Jepang, Tomokazu Harimoto, menganga saat berusaha mengembalikkan bola ketika melawan atlet tenis meja Slovenia, Jorgic Darko, pada babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020, Selasa, (27/7/2021). (Foto: AP/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - Eksistensi olahraga tenis meja di Indonesia memang sempat jatuh terpuruk akibat konflik induk organisasi yang pecah sampai tiga kepengurusan. Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) merupakan induk organisasi tenis meja Indonesia.

Dampak dari pertikaian ini mengakibatkan tenis meja Indonesia gagal mengikuti multievent. Kala itu, tenis meja Indonesia terpaksa absen dipertandingan PON XX Papua dan SEA Games 2019.

Meski diterpa konflik yang tak kunjung rampung, tenis meja Indonesia mulai bangkit di tahun 2022 ini. Banyak turnamen yang diadakan demi mencari bibit baru bagi masa depan tenis meja di Indonesia.

Terlebih khusus bagi kalangan muda yang menjadi cahaya baru bagi kehidupan tenis meja Indonesia.

Sebelum itu, kamu perlu mengetahui apa saja perlengkapan, hingga teknik yang digunakan dalam permainan tenis meja.

Tenis meja adalah salah satu cabang olahraga yang biasanya dimainkan di dalam ruangan atau indoor game. Permainan ini dapat dimainkan oleh dua hingga empat pemain.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, tenis meja dimainkan dengan menggunakan raket yang dilapisi karet untuk memukul bola celluloid melewati jaring yang tergantung di atas meja yang dikaitkan pada dua tiang jaring

Permainan tenis meja akrab sebut dengan ping pong. Pasti kamu tak asing lagi kan dengan istilah ini? Ya, ping pong atau tenis meja merupakan permainan yang berasal dari Eropa.  

Yuk, kenali lebih jauh permainan tenis meja demi mempertahankan keberlangsungan tenis meja di Indonesia. Simak perlengkapan dan teknik permainan tenis meja di halaman selanjutnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Perlengkapan Permainan Tenis Meja

Ilustrasi Bet Tenis Meja
Perbesar
Ilustrasi Bet Tenis Meja (Image by MasterTux from Pixabay)

Sebelum memainkan tenis meja, kamu perlu mengetahui beberapa perlengkapan yang dibutuhkan dalam permainan tenis meja, salah satunya bet.

Bet adalah alat yang dilapisi oleh karet dan digunakan untuk memukul bola. Bet sendiri tidak memiliki ukuran berat dan bentuk raket yang spesifik. Namun, daun bet harus datar dan kaku.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, ketebalan daun raket minimal 85% harus terbuat dari kayu yang dilapisi dengan bahan perekat beserat seperti fiber karbon atau fiberglass.

Untuk bagian daun raket yang digunakan memukul bola, harus ditutupi oleh karet berbintik yang menonjol keluar. Ketebalan lapisan lem perekat perlu diperhatikan, karena tidak boleh lebih dari 2 mm dan karet berbintik ke dalam harus memiliki ketebalan tidak melebihi dari 4 mm

Sebelum memainkan tenis meja, kamu perlu mengetahui beberapa perlengkapan yang dibutuhkan dalam permainan tenis meja, salah satunya bet.

Bet adalah alat yang dilapisi oleh karet dan digunakan untuk memukul bola. Bet sendiri tidak memiliki ukuran berat dan bentuk raket yang spesifik. Namun, daun bet harus datar dan kaku.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, ketebalan daun raket minimal 85% harus terbuat dari kayu yang dilapisi dengan bahan perekat beserat seperti fiber karbon atau fiberglass.

Untuk bagian daun raket yang digunakan memukul bola, harus ditutupi oleh karet berbintik yang menonjol keluar. Ketebalan lapisan lem perekat perlu diperhatikan, karena tidak boleh lebih dari 2 mm dan karet berbintik ke dalam harus memiliki ketebalan tidak melebihi dari 4 mm.


Teknik Permainan Tenis Meja

Teknik Memegang Bet

Dalam permainan tenis meja atau ping pong, teknik utama yang perlu dikuasai pemain adalah cara memegang bet atau grip.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, memegang bet dibedakan menjadi dua macam, yakni dipegang seperti berjabatan tangan dan dipegang seperti memegang tangkai pena.

Teknik Stance

Teknik stance atau yang biasa dikenal dengan sikap siap sedia adalah tahap kedua dalam permainan tenis meja. Stance dapat artikan dengan sikap tubuh dengan posisi kaki dan tangan dalam keadaan siap menunggu bola atau saat memukul bola.

Teknik stance memiliki 2 jenis, yaitu square stance dan side stance. Square stance adalah posisi badan menghadap penuh ke meja. Umumnya, posisi ini digunakan untuk menerima servis dari lawan atau sikap kembali setelah mengembalikan pukulan dari lawan.

Sedangkan, side stance adalah posisi badan yang menyamping, baik ke kiri maupun ke kanan. Pada sikap ini, jarak antara bahu dan meja atau ke net harus berada dekat. 

Teknik Gerakan Kaki

Teknik gerakan kaki atau footwork biasanya dibedakan untuk nomor tunggal dan ganda. Footwork yang digunakan dalam permainan tunggal otomatis digunakan dalam permainan ganda.

Jika dilihat dari banyaknya langkah footwork untuk nomor tunggal, yakni satu langkah, dua langkah dan tiga langkah atau lebih.

Untuk arah pergerakan kaki, bisa dilakukan ke depan, ke belakang, ke samping kiri, ke samping kanan atau diagonal.


Teknik Pukulan Permainan Tenis Meja

Kalahkan Wakil China, David Jacobs Sumbang Emas ke-7 untuk Indonesia
Perbesar
Aksi petenis meja Indonesia, David Jacobs saat menghadapi wakil China Liao Han di cabang para tenis meja TT10 Asian Para Games 2018, Jakarta, Selasa (9/10). David menyumbang emas ketujuh untuk Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Dalam permainan tenis meja atau ping pong, teknik pukulan menjadi salah satu hal yang penting. Bagaimana tidak, seorang pemain tentu saja akan memukul bola ke sisi lawan.

Teknik pukulan (stroke) dapat dibedakan menjadi 5, yaitu pukulan push, drive, block, chop dan servis. Push merupakan pukulan backspin dasar yang berguna untuk mengubah kecepatan atau mengembalikan pukulan rendah dan dekat.

Untuk pukulan drive, dilakukan dengan cara memukul bola ke arah atas. Pukulan ini digunakan untuk menyerang dan menjadi pukulan paling penting dalam permainan tenis meja.

Block adalah pukulan yang digunakan untuk mengembalikan pukulan smash yang diberikan lawan. Pukulan ini penting bagi pemain demi menjaga pertahanan.

Pukulan chop umumnya digunakan dengan tujuan membuat lawan terkecoh saat menerima pukulan ini. Chop dilakukan pemain dengan cara memvariasikan jumlah dan mengubah arah pukulan bola.

Terakhir, pukulan dasar dalam permainan tenis meja adalah servis. Pukulan ini digunakan pemain dengan tiga macam cara.

Pertama, backspin yaitu memegang bet dengan posisi terbuka dan mengayunkan bet ke bagian bawah bola. Kedua, topspin adalah servis yang dilakukan dengan cara memukul bola pada bagian atas bola dengan posisi bet tertutup. Ketiga, sidespin, yaitu servis yang dilakukan dengan cara memukul bola dengan gerakan kiri ke kanan dan sebaliknya.

Infografis 10 Olahraga Pendulang Medali Indonesia di Asian Games 2018
Perbesar
Infografis 10 Olahraga Pendulang Medali Indonesia di Asian Games 2018. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya