Nasib Mason Mount di Piala Dunia 2022 Ada di Tangan Graham Potter

Oleh Muhammad Yanto pada 27 Sep 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 27 Sep 2022, 13:00 WIB
Foto: 5 Pemain Chelsea dengan Menit Bermain Terbanyak pada Musim Ini
Perbesar
Mason Mount bisa dibilang menjadi salah satu pemain terbaik Chelsea pada musim ini. Penampilannya yang konsisten ditambah fleksibilitas sebagai pemain tengah, membuatnya menjadi pilihan utama Thomas Tuchel. Ia juga mampu berada di puncak daftar untuk sejumlah statistik Chelsea musim ini, termasuk gol terbanyak (10) dan assist terbanyak (15). Sejauh ini, Mount telah mencatatkan 48 penampilan di semua kompetisi dengan 3.377 bagamenit bermain. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Gelandang serang Chelsea, Mason Mount telah menjalani awal yang buruk bersama The Blues di musim 2022/23. Namun, menariknya ia tetap dipanggil ke Gareth Southgate untuk memperkuat Timnas Inggris.

Pemain berusia 23 tahun masuk dalam daftar pemain untuk menghadapi dua laga UEFA Nations League melawan Jerman dan Italia.

Ini bisa menjadi kesempatan terakhir Mason Mount membuktikan diri pantas atau tidak bermain di Piala Dunia 2022 Qatar.

Mantan pemain Chelsea dan Liverpool, Glen Johnson mengatakan, Mason Mount harus memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal jika ingin tampil di Piala Dunia 2022.

Pasalnya, dia khawatir sang pemain akan terbuang dari skuad The Three Liones lantaran ia kurang dapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di Chelsea saat ini.

Oleh karenanya, jika tidak dapat memberikan dampak besa saat UEFA Nations, nasib Mount di Piala Dunia pun akan berada di tangan Graham Potter.

Jika sang manajer memberikannya kesempatan untuk tampil lebih banyak bersama Chelsea, bukan tidak mungkin Mount akan membuat manajer Inggris, Gareth Southgare meliriknya.

“Pasti. Dia perlu mencetak dan menciptakan gol karena itulah keahliannya. Mason adalah pusat dari semua hal yang dilakukan Chelsea dengan baik musim lalu, jadi dia akan kecewa karena dia tidak memiliki gol dan beberapa assist musim ini," kata Johnson, dilansir Football London.

"Anda harus bermain bagus untuk masuk Timnas Inggris, itu pasti. Itu semua bisa berubah dengan cepat dan dia bisa mendapatkan gol atau assist dari suatu tempat dan berakhir dengan beberapa angka yang cukup bagus. Untuk memperkuat dirinya di starting line-up Piala Dunia Inggris- naik, maka dia harus mulai menciptakan beberapa gol," sambungnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Mengejar Piala Dunia Pertama

Foto Piala Eropa: Goks, Inggris Hajar Ukraina 4 Gol di Perempat Final Euro 2020
Perbesar
Menit ke-63, Timnas Inggris semakin menjauh lewat skor 4-0. Kali ini pemain pengganti, Jordan Henderson membuat sundulan menyambut tendangan sudut Mason Mount. (Foto: AP/Pool/Alessandra Tarantino)

Setelah mewakili Inggris dari level U-16 hingga ke tim senior, dengan kesuksesan di Euro U-19 di 2017 sebagai bagian dari perjalanan, Mount saat ini memiliki 31 caps atas namanya dan akan berharap untuk mempertahankan tempatnya di skuad untuk Piala DUnia 2022.

Jika dipilih manajer Gareth Southgate, ini akan menjadi keterlibatan pertama pemain berusia 23 tahun di Piala Dunia.

"Anda bermimpi bisa bermain di turnamen seperti itu sebagai seorang anak sehingga memiliki kesempatan untuk pergi ke Piala Dunia lalu terpilih adalah hal yang luar biasa dan sangat istimewa," kata Mount, dilansir situs resmi klub.


Timns Inggris Menderita

Harry Maguire - timnas Inggris
Perbesar
Bek timnas Inggris Harry Maguire. (Marco BERTORELLO / AFP)

Timnas Inggris saat ini sedang menjalani laga lanjutan EUFA Nations League. Namun, performa mereka amat mengenaskan. Tim Tiga Singa belum pernah menang, tumpul, hingga akhirnya jeblos ke Liga B.

Inggris tumbang dari Italia dalam matchday lima Liga A Grup C UEFA Nations League, Sabtu (24/9/2022) dini hari WIB. Harry Kane cs menyerah 0-1 via gol Giacomo Raspadori.

Padahal, statistik menunjukkan, Inggris unggul atas Italia sepanjang 2x45 menit. Tim tamu menorehkan 14 shoots (4 on target) dan 57 persen penguasaan bola, sedangkan Italia 10 shoots (3 on target) dan menguasai bola 43 persen.

Kekalahan dari Italia menyebabkan Timnas Inggris turun kasta ke Liga B UEFA Nations League musim depan. Mason Mount dan kolega degradasi lantaran mendekam di dasar klasemen Grup C dengan 2 poin dengan satu laga tersisa di fase grup.


Belum Pernah Menang

Euro 2020 Italia Melawan Inggris
Perbesar
Bek Timnas Inggris, Harry Maguire, menyundul bola saat melawan Italia pada laga final Euro 2020 di Stadion Wembley, London hari Senin (12/07/2021). (Foto: AP/(Frank Augstein,Pool)

Kekalahan ini menambah catatan minor Inggris. Mereka belum pernah menang dari lima pertandingan UEFA Nations League 2022/2023. Lebih tragis, Inggris dan cuma bisa bikin satu gol, serta kebobolan tujuh kali. Satu-satunya gol dicetak Harry Kane dari titik putih saat imbang 1-1 kontra Jerman.

Inggris sudah tak lagi mencetak gol dari permainan terbuka selama 495 menit, atau sejak Maret 2022. Runner-up Piala Eropa 2020 itu bersama San Marino menjadi dua tim yang tumpul tanpa gol open play di UEFA Nations League musim ini.


Jadwal Timnas Inggris di Piala Dunia 2022

Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Inggris
Perbesar
Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Inggris (Bola.com/Adreanus Titus)

Senin, 21 November 2022

Pukul 20:00 WIB: Inggris vs Iran (Stadium Internasional Khalifa)

Sabtu, 26 November 2022

Pukul 02:00 WIB: Inggris vs Amerika Serikat (Stadium Al Bayt)

Rabu, 30 November 2022

Pukul 02:00 WIB: Wales vs Inggris (Stadium Al Rayyan)

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya