Naik Podium Tertinggi di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Jakarta, Aspar Jaelolo Incar Emas Olimpiade Paris

Oleh Theresia Melinda Indrasari pada 25 Sep 2022, 21:11 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 21:11 WIB
Aspar Jailolo Juara Kategori Speed Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022
Perbesar
Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo saat meraih juara kategori speed dalam Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022 (International Federation of Sport Climbing/IFSC) di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Aspar berhasil mengalahkan lawan yang juga kompatriotnya, Kiromal Katibin. Catatan waktu Aspar adalah 5,39 detik. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta- Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo menyimpan ambisi besar jelang Olimpiade Paris 2024. Ia bertekad merebut medali emas dalam ajang olahraga multi event terakbar sedunia.

Seperti diketahui, Aspar baru saja naik ke podium tertinggi nomor speed putra Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta yang berlangsung di Lot 16–17 Sudirman Central Business District (SCBD) pada Sabtu (24/9/2022).

Aspar menang setelah mengungguli rekan senegaranya Kiromal Katibin di partai puncak. Atlet berusia 34 tahun berhak atas medali emas usai meraih catatan waktu 5,39 detik. Sementara itu, Kiromal harus puas dengan perak lantaran hanya menorehkan 5,75 detik.

Wakil Merah Putih memang menunjukkan performa konsisten sejak awal pelaksanaan IFSC Climbing World Cup 2022 Jakarta. Aspar sanggup melewati fase kualifikasi dengan catatan waktu 5,24 detik.

Performanya pun tetap stabil hingga memasuki putaran final. Aspar sukses menyelesaikan pemanjatan dalam durasi 5,39 detik di babak 16 besar, 5,27 detik di fase delapan besar, serta 5,31 detik di empat besar.

Aspar mengaku senang atas pencapaiannya di perhelatan kali. Pasalnya, momen itu menjadi titik balik setelah ia mengalami cedera pada masa persiapan Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

“Yang pasti, saya senang sekali karena saya sudah mempersiapkan ini sekitar dua tahun. Tahun kemarin, saya habis cedera (waktu) persiapan Olimpiade Tokyo.”

“Saya cedera pada saat kualifikasi. Sekarang, saya kembali berlatih keras, kembali ke podium tertinggi,” ujarnya pasca meraih kemenangan pada Sabtu (24/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Belum Puas

Aspar Jailolo Juara Kategori Speed Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022
Perbesar
Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo (kiri) menyapa pendukungnya saat meraih juara kategori speed dalam Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022 (International Federation of Sport Climbing/IFSC) di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Aspar berhasil mengalahkan lawan yang juga kompatriotnya, Kiromal Katibin. Catatan waktu Aspar adalah 5,39 detik. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Walau begitu, Aspar masih belum puas dengan raihan medali emas di IFSC Climbing World Cup tahun ini. Ia mengincar prestasi yang lebih tinggi, yakni dengan menjadi kampiun panjat tebing Olimpiade Paris 2024.

Aspar mengakui bahwa keberhasilan di Olimpiade merupakan prestasi tertinggi yang ia idamkan sepanjang kariernya. Pria kelahiran 1988 itu ingin tampil moncer di pesta olahraga multi event dunia, sebelum resmi pensiun dari profesinya sebagai atlet.

“Iya (Olimpiade adalah target utama sebelum pensiun). Saya mau kembali lagi, kembali di Olimpiade Paris 2024, setelah itu pensiun. Berada di puncak tertinggi prestasi Olimpiade, (meraih) medali emas Olimpiade, itu adalah harapan saya,” pungkas Aspar.


Persaingan Ketat

Detik-Detik Kemenangan Aspar Menjuarai Seri ke-12 Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 Nomor Kecepatan Putra
Perbesar
Atlet Panjat Tebing Putra Indonesia, Aspar (kanan) meluapkan kegembiraan usai mengalahkan rekan setimnya, Kiromal Katibin di Babak Final Kejuaraan Panjat Tebing Dunia IFSC 2022 di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Aspar menempati posisi utama dengan catatan waktu 5,39 detik. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aspar menyadari bahwa ia perlu bekerja ekstra demi mewujudkan misi tersebut. Pasalnya, persaingan di nomor speed putra terbilang ketat. Rekan-rekan senegaranya, termasuk Kiromal dan Veddriq Leonardo, merupakan sosok yang pernah memecahkan rekor dunia.

“Sekarang persaingannya ketat karena semua catatan waktunya di bawah 5,5 (detik). Di tim sendiri, ada beberapa teman yang sangat cepat. Pemegang rekor (dunia tercepat) asalnya dari Indonesia sekarang,” ungkap Aspar.

“Nanti ada beberapa teman atlet lagi yang bersaing memperebutkan kuota di Paris 2024. Tahun depan kita akan mengikuti series, (untuk menentukan) siapa dua orang terbaik dari Indonesia,” sambung atlet berusia 34 tahun itu.


Jadi Andalan

Aspar Jailolo Juara Kategori Speed Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022
Perbesar
Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo (tengah) saat meraih juara kategori speed dalam Kejuaran Dunia Panjat Tebing 2022 (International Federation of Sport Climbing/IFSC) di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Aspar berhasil mengalahkan lawan yang juga kompatriotnya, Kiromal Katibin. Catatan waktu Aspar adalah 5,39 detik. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Nomor speed sejauh ini memang menjadi andalan Tanah Air di kompetisi panjat tebing kancah internasional. Nomor tersebut juga diharapkan mampu menyumbang torehan medali bagi kontingen Merah Putih di Olimpiade Paris 2024 mendatang.

Adapun nomor lain, yakni bouldering, terbilang cukup jauh dalam target prestasi FPTI. Sementara itu, lead diusahakan bakal memberi hasil positif di Olimpiade Los Angeles 2028.

“Tentu kita berharap bahwa dengan adanya investasi (pembinaan), maka hasilnya adalah atlet-atlet kita akan mendapatkan medali. Insya Allah untuk kategori speed,” ujar Ketum FPTI Yenny Wahid saat ditemui di acara pembukaan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 pada Sabtu (24/9/2022).

“Kita memang masih agak jauh (untuk meraih prestasi di bouldering), tetapi target kita terutama untuk lead dulu di Olimpiade Los Angeles 2028. Sekarang sudah ada lompatan peringkat. Jadi yang dulunya (atlet Indonesia berada di peringkat) 100-an, sekarang sudah 40-an dunia,” pungkas Yenny.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya