Bintang Real Madrid: Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022 Karena Duit

Oleh Jefry Hutabarat pada 24 Sep 2022, 19:31 WIB
Diperbarui 24 Sep 2022, 19:31 WIB
Hasil Italia Vs Jerman di UEFA Nations League
Perbesar
Pemain sayap timnas Italia Matteo Cancellieri mencoba untuk memblokir tendangan bek Jerman Antonio Rudiger pada matchday pertama UEFA Nations League A Grup 3 di Renato Dall'Ara, Minggu (6/5/2022) dini hari WIB. Jerman bermain imbang melawan Italia dengan skor 1-1. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta- Piala Dunia Qatar 2022 jika melihat sekarang itu berarti kurang dari dua bulan lagi. Sebelum Piala Dunia 2022, banyak tim nasional saat ini sedang dalam jeda internasional terakhir mereka sebelum menuju Qatar.

Tapi belum juga dimulai, banyak perdebatan muncul salah satunya apakah Piala Dunia kali ini harus tetap berlanjut atau tidak. Pasalnya banyak pihak yang bingung mengenai keputusan memberikan tuan rumah Piala Dunia kepada Qatar.

Hal ini dirasa salah dikarenakan banyaknya pelanggaran hak asasi manusia yang muncul sebelum Piala Dunia 2022 dimulai. Belum lagi, Piala Dunia berikutnya akan diselenggarakan di benua Amerika Utara.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Sport1, yang dilakukan oleh Diario AS yang dilansir pada Kamis (22/9/2022). Antonio Rudiger yang merupakan palang pintu lini belakang Real Madrid memberikan pendapatnya tentang Piala Dunia.

"Memberikan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia bukanlah keputusan yang dibuat para penggemar apalagi para pemain. Itu menunjukkan bahwa uang memainkankan peran penting dalam dunia sepabola," ujar mantan pemain Chelsea itu.

Saat ini beberapa orang menyarankan agar para pemain sepakbola memboikot Piala Dunia. Salah satu negara yang paling vokal menyuarakan untuk pemboikotan Qatar adalah dari Norwegia. Hal ini juga sedikit ditanggapi oleh Rudiger.

"Saya melihat perdebatan tentang boikot sebagai sesuatu yang harus dilakukan oleh institusi, bukan para pemain. Tentu saja kami harus melihat hal-hal secara kritis dan kami telah melakukannya," tambahnya.

Padahal, lembaga yang seharusnya memastikan Piala Dunia berjalan secara etis dan memberikan penghargaan kepada negara yang menghormati hak asasi manusia adalah FIFA.

Fakta bahwa mereka telah mengambil tanggung jawab untuk menjelaskan kasus-kasus ini, menyerahkannya kepada pesepakbola dan tim untuk mengambil sikap, menunjukkan besarnya masalah yang dimiliki sepakbola.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bintang Jerman Lain Berpendapat Soal Piala Dunia 2022

Foto: Deretan 7 Pemain dengan Nilai Pasar Tertinggi di Grup E Piala Dunia 2022, Persaingan Jerman dan Spanyol
Perbesar
Joshua Kimmich. Gelandang Timnas Jerman berusia 27 tahun yang kini memperkuat Bayern Munchen ini memiliki nilai pasar tertinggi di Grup E dengan nilai 85 juta euro. Pemilik 64 caps ini total tampil dalam 8 laga di fase kualifikasi dengan torehan 1 assist. (AFP/Pool/Matthias Schrader)

Bintang Bayern Muenchen, Joshua Kimmich sedang berada di pusat latihan timnas Jerman dalam rangka persiapan menghadapi pertandingan UEFA Nations League 2022 kontra Hungaria dan Inggris.

Di sisi lain, Kimmich juga tidak tertarik untuk berkomentar mengenai penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022. Menurut sang gelandang sudah terlambat karena Piala Dunia 2022 sebentar lagi akan dimulai.

"Sebagai pemain, Anda pasti selalu menantikan Piala Dunia. Ada banyak yang dibahas ataupun masalah mengenai penyelenggaraan Piala Dunia disana, tapi itu sudah terlambat 12 tahun. Semua orang sudah mengetahui kondisi di Qatar, sebelum Piala Dunia ditetapkan disana," ujar Kimmich seperti yang dikutip dari media Jerman, Bild, Rabu (21/9/2022).


Legenda Timnas Jerman Kritik Perlakukan Qatar

Foto: 8 Pemain Top yang Menjadi Bagian Perjalanan Sejarah 92 Tahun Chievo Verona di Liga Italia setelah Resmi Dibubarkan (1929 - 2021)
Perbesar
Olivier Bierhoff. Striker Jerman ini memperkuat Chievo selama 1 musim di akhir kariernya pada 2002/2003. Total bermain dalam 30 laga dengan mencetak 7 gol. Partai terakhirnya adalah saat Chievo kalah 3-4 dari Juventus, dimana ia mencetak Hattrick. (Foto: AFP/Pedro Ugarte)

Pria yang kini beruia 54 tahun itu juga mempertanyakan kriteria yang digunakan dalam pemilihan Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Dia menduga bahwa pejabat shoppingmode FIFA telah disuap untuk memberikan Piala Dunia kepada Qatar, meskipun penyelidikan independen yang dilakukan oleh shoppingmode FIFA kemudian tidak menemukan bukti kuat tentang hal ini.

"Kriteria apa yang sebenarnya digunakan FIFA untuk memberikan tuan rumah Piala Dunia. Pemberian turnamen adalah senjata paling ampuh untuk mendorong perubahan yang diperlukan," kata Bierhoff, dilansir BBC.

"Tetapi perubahan itu harus terjadi sebelum pemilihan negara dan bukan setelahnya," ujar Bierhoff.

Mantan pemain internasional Jerman berusia 54 tahun itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa "kriteria pemberian tuan rumah harus terkait erat dengan masalah hak asasi manusia.


Jadwal Timnas Jerman di Piala Dunia 2022

Timnas Jerman
Perbesar
Para pemain Timnas Jerman melakukan selebrasi usai membobol gawang lawan. (Dok. GES Sportifoto/Twitter@DFB_Team_EN)

Rabu, 23 November 2022

Pukul 20:00 WIB: Jerman vs Jepang (Stadium Internasional Khalifa)

Senin, 28 November 2022

Pukul 02:00 WIB: Spanyol vs Jerman (Stadium Al Bayt Al Khor)

Jumat, 2 Desember 2022

Pukul 02:00 WIB: Kosta Rika vs Jerman (Stadium Al Bayt Al Khor)

Infografis Piala Dunia 2022
Perbesar
Infografis Piala Dunia 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya