Bukan Adrien Rabiot atau Frenkie De Jong, Ini Target Utama yang Ingin Didatangkan Ten Hag ke MU

Oleh Jefry Hutabarat pada 17 Agu 2022, 08:34 WIB
Diperbarui 17 Agu 2022, 08:34 WIB
Foto: Tambah Tiga Poin, Barcelona dan Chelsea Raih Kemenangan Tipis pada Matchday Keempat Liga Champions 2021 / 2022
Perbesar
Sempat kesulitan membongkar pertahanan Malmo di babak pertama, Chelsea akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-56 lewat Hakim Ziyech. Pemain asal Maroko tersebut sukses mengkonversi umpan Callum Hudson-Odoi menjadi gol tunggal kemenangan timnya. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Liputan6.com, Jakarta Nama bintang Chelsea, Hakim Ziyech tetap menjadi prioritas bagi manajer Manchester United, Erik Ten Hag. Menurut beberapa media Inggris, nama Ziyech menjadi salah satu nama prioritas yang ingin didatangkan Ten Hag ke Old Trafford.

Setan Merah memang membuat start buruk karena harus mengalami dua kekalahan beruntun mulai dari kalah atas Brighton hingga dipermak Brentford empat gol tanpa balas.

Seperti yang dikutip dari Mirror, Sabtu (16/8/2022), Ten Hag sedang berusaha mendapatkan nama Ziyech meskipun permintaan ini tidak dapat dipenuhi oleh pihak manajemen MU.

Ten Hag pernah bekerja sama dengan Hakim Ziyech saat melatih Ajax antara 2017 hingga 2020. Dia sangat ingin bermain kembali dengan pemain timnas Maroko di Old Trafford.

Niat dari Ten Hag langsung ditolak para dewan direksi MU. Mereka keberetan atas kesepakatan untuk pemain berusia 29 tahun itu yang tampaknya akan dilepas Chelsea musim panas ini.

Tidak ada alasan resmi mengapa para dewan direksi MU menolak permintaan Ten Hag ini. Pasalnya, MU sudah memiliki pemain dengan tipikal sejenis seperti Bruno Fernandes dan Christian Eriksen.

Akan tetapi, Ten Hag merasa Ziyech akan menjadi tambahan yang berguna bagi skemanya di MU. Pemain berusia 29 tahun itu secara teratur bermain dalam sistem 3-4-2-1 di Chelsea di mana dia kesulitan.

Ketika The Blues sesekali mengubah sistem 4-3-3 atau 4-2-3-1, Ziyech cenderung tampil lebih baik. Dia telah mampu menghubungkan permainan dengan frekuensi yang lebih baik.

Jika Ziyech pindah ke Man Utd, dia bisa dengan nyaman bermain di posisi nomor 10 atau sayap kanan. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Statistik Ziyech

Foto: Reuni Pahit Antonio Conte di Stamford Bridge, Tottenham Hotspur Dibungkam Chelsea di Liga Inggris
Perbesar
Dua gol Chelsea disumbangkan oleh Hakim Ziyech pada menit 47 dan Thiago Silva menit 55. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Hakim Ziyech bergabung dengan Chelsea dari Ajax pada Juli 2020. Dia sudah bermain sebanyak 83 kali untuk The Blues di semua kompetisi dengan menyumbang 14 gol dan 10 assist.

Ziyech membuat 44 penampilan untuk skuat racikan Thomas Tuchel pada musim lalu. Dia memang mencetak delapan gol dan memberikan enam assist, tapi terus berjuang untuk mendapatkan kembali bentuk terbaiknya sejak tiba di Stamford Bridge.

Pemain Maroko itu telah memenangkan Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub selama bermain untuk Chelsea. Meski masih memiliki kontrak tiga tahun, Ziyech akan dikabarkan pergi pada musim panas ini.

Dia telah dikaitkan dengan kepindahan ke AC Milan. Tapi, proses transfersnya ke raksasa Liga Italia iu masih tersendat.


Incaran MU Lain di Lini Tengah

Foto: Aski Ciro Immobile saat Bantu Lazio Obrak-abrik Gawang Tuan Rumah Fiorentina di Laga Lanjutan Liga Italia
Perbesar
Adapun satu gol Lazio lainnya diciptakan oleh Sergej Milinkovic-Savic, pada menit ke-53. Menerima umpan terobosan dari Mattia Zaccagni, gelandang asal Serbia tersebut berhasil lolos dari jebakan offside dan langsung melepaskan tembakan mendatar kaki kirinya. (La Presse via AP/Massimo Paolone)

Pihak manajemen Setan Merah memang sedang mengindentifikasi nama Sergej Milinkovic Savic sebagai pengganti apabila Frenkie De Jong gagal didapatkan dari Barcelona. Lini tengah MU memang sedikit kosong setelah ditinggalkan Paul Pogba dengan status bebas transfer awal bulan lalu.

Pemain berusia 27 tahun itu akan sangat membantu MU di lini tengah. Pasalnya dia memiliki fisik yang sangat kuat dan sangat dibutuhkan untuk persaingan MU di Liga Inggris musim depan.

Dia merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini, Savic bisa diplot sebagai gelandang jangkar atau bisa juga sebagai gelandang pengangkut air yaitu memulai serangan dari bawah.

Dia bisa menjadi pengganti sepadan dari Paul Pogba. Selama 37 penampilan bersama Lazio musim lalu, dia telah membuat persentase operan sebesar 62,2% pertandingan dengan tingkat keberhasilan sebesar 81,4%, itu menjadi catatan cukup apik bagi seorang gelandang,

Dia juga membuat 11 gol dan 11 assist dalam 37 pertandingan di Serie A musim lalu. Dia juga berhasil menang duel udara dengan rataan 2,8 per pertandingan ditambah rataan tekel 1,8 per pertandingan.

Dengan skill dengan pengalaman Savic, itu dapat membantu lini tengah MU musim depan. Postur tinggi dan kuat ditambah stamina serta energi yang luar biasa sebagai seorang gelandang tengah.

Gazzetta dello Sport mengklaim pemain asal Serbia akan menerima bayaran sekitar 120 ribu poundsterling atau setara Rp 2,1 miliar per minggu untuk pindah ke Old Trafford. Itu tampaknya sangat masuk akal untuk seorang pemain dengan kualitasnya.

 


Situasi Rumit De Jong

Frenkie de Jong - Barcelona - Manchester United - 14 Agusuts 2022
Perbesar
Gelandang Barcelona Frenkie de Jong  telah memberi tahu rekan setimnya di Barcelona bahwa dia bisa bergabung dengan Manchester United atau MU sebelum jendela transfer musim panas ditutup. (Pau BARRENA / AFP)

Manajer MU, Erik Ten Hag memang ingin klubnya berbelanja dua hingga tiga pemain tengah baru di awal musim ini. Salah satunya dengan mendatangkan Frenkie De Jong dari Barcelona, tapi sayang transfer ini terus berlarut-larut tanpa adanya ujungnya.

Sebelumnya MU sudah mendatangkan Christian Eriksen dengan status bebas transfer.  MU juga mengincar beberapa nama lainnya seperti gelandang Wolverhampton Wanderes, Ruben Neves tapi proses negoisasi boleh dibilang cukup alot dikarenakan harga yang tak kunjung cocok dari kedua belah pihak klub.

Beberapa media Inggris memberitakan, Ten Hag memang mengincar pemain yang berposisi sebagai gelandang box to box ataupun gelandang jangkar untuk memperkuat timnya musim depan.


Incaran Lain Ten Hag di Lini Tengah

Foto: 5 Pemain Top Inggris yang Sama Sekali Belum Pernah Merasakan Gelar Bergengsi di Klubnya hingga Saat Ini
Perbesar
Declan Rice sering menjadi incaran klub-klub top tiap kali jendela transfer dibuka. Hal tersebut karena penampilan impresifnya bersama West Ham United. Rice sendiri berganbung bersama skuat berjuluk The Hammers sejak 2017 dan telah melakoni 171 pertandingan di semua kompetiisi. Hanya saja, ia belum pernah merasakan satu gelar pun bersama klubnya. (AFP/Justin Tallis)

Manchester United memang terus berburu pemain baru jelang bergulirnya musim baru. Banyak pemain diincar tapi ada beberapa yang mandek dalam negoisasi salah satunya saga transfer dari Frenkie De Jong dari Barcelona.

Melihat hal ini, manajer MU, Erik ten Hag, sudah mengindentifikasi nama Declan Rice menjadi solusi dibalik mandeknya transfer Frenkie De Jong dari Barcelona.

Gelandang asli Inggris akan menguras kantong MU karena nilainya mencapai 100 juta pounds atau setara Rp 1,7 T jika benar didatangkan dari West Ham United awal musim ini.

Rice merupakan incaran lama dari Setan Merah tapi karena terlalu mahal, MU sempat menutup minat terhadap dirinya. Tapi sekarang, Ten Hag ingin menghidupkan minat tersebut seperti yang dilansir harian Inggris, Express.

Infografis transfer MU - November 2021
Perbesar
Infografis transfer MU. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya