Usai Dibantai Brentford, Ten Hag Langsung Siksa Pemain MU

Oleh Thomas pada 15 Agu 2022, 08:00 WIB
Diperbarui 15 Agu 2022, 08:00 WIB
Ekspresi Erik ten Hag Usai Man Utd Dikalahkan Brighton
Perbesar
Pelatih Manchester United, Erik ten Hag berbicara kepada para pemainnya selama pertandingan melawan Brighton & Hove Albion pada pekan pembuka Liga Inggris 2022/2023 di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu (7/8/2022). Manchester United kalah dari Brighton 1-2. (AFP/Lindsey Parnaby)

Liputan6.com, Jakarta- Manajer Manchester United Erik ten Hag marah bukan main melihat performa anak asuhnya saat dijamu Brentford di pekan kedua Liga Inggris 2022/2023 pada Sabtu (13/8/2022). Pria plontos itu tak terima MU dipermak Brentford 0-4.

MU tampil sangat buruk saat dijamu Brentford di Stadion Gtech Community. Setan Merah bermain sangat buruk. Mereka sudah kemasukkan empat gol saat laga baru berjalan 35 menit. Untungnya di babak kedua gawang David de Gea tidak kebobolan lagi.

Kekalahan dari Brentford membuat MU selalu takluk di dua laga awal Liga Inggris musim 2022/2023. Sebelumnya di pekan pertama The Red Devils dipermaluken Brighton and Hove Albion di kandang sendiri dengan skor 1-2. MU terbenam di dasar klasemen Liga Inggris.

Erik Ten Hag begitu murka melihat kekalahan dua kali beruntun. Goal.com melaporkan pria berkebangsaan Belanda itu langsung menyiksa para pemain MU.

Skuad Manchester United batal libur latihan pada hari Minggu (14/8/2022). Padahal seharusnya tak ada kegiatan latihan seusai pertandingan melawan Brentford. Pemain dapat jatah istirahat di rumah.

Namun Ten Hag langsung meminta Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menggeber latihan sepanjang hari Minggu. Tak hanya batal libur latihan, Ten Hag malah memberikan sesi latihan tambahan kepada para pemain MU.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Disiksa

Foto: Viral Ekspresi Manyun Cristiano Ronaldo saat Duduk di Bangku Cadangan MU
Perbesar
Walaupun Anthony Martial sedang cedera, Erik Ten Hag lebih sudi menduetkan Marcus Rasford dan Jadon Sancho yang banyak membuang peluang dibanding untuk menurunkan Cristiano Ronaldo. (AP Photo/Dave Thompson)

Sumber Goal di MU menyatakan Ten Hag sampai datang lebih awal di sesi latihan. Dia berusaha keras mencari formula yang tepat untuk bisa membangkitkan MU usai dua kekalahan beruntun.

Pada sesi latihan hari Minggu, Ten Hag menyiksa para pemain MU untuk berlari sejauh 13,8 kilometer. Angka 13,8 km merupakan perbedaan antara jumlah yang para pemain MU lari secara kolektif dan Brentford pada hari Sabtu.

Ten Hag juga memberikan komentar pedas usai kekalahan memalukan dari Brentford. Melansir laporan Metro, pelatih anyar MU memandang rendah penampilan Setan Merah di laga tersebut. Ia bahkan menyebut performa Red Devils sebagai ‘sampah’. Menurutnya, MU seharusnya bisa tampil lebih baik dari itu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Berang

“Ini sudah jelas, (penampilan MU) sampah, sangat buruk. Kami butuh standar yang lebih tinggi dari itu, dan hal ini sudah jelas. Saya bisa menyebutkan beberapa hal, tetapi itu akan terlihat seperti alasan,” ujar Ten Hag pasca kekalahan Setan Merah dari Brentford.

“Kami harus berubah, sudah jelas bahwa kami harus memulai dengan lebih baik di kedua pertandingan. Kami harusnya tetap berpegang pada rencana kami sejak awal. Itulah yang tidak kami lakukan,” sambung pelatih berkepala plontos.

Lebih lanjut, Ten Hag menuturkan dirinya tak melarang para pemain melakukan kesalahan. Akan tetapi, ia berharap kesalahan itu tak berulang untuk kedua atau ketiga kalinya.


Kecewa Berat

“Anda memulai pertandingan dan membuat kesalahan pribadi. Satu kesalahan boleh terjadi, tetapi (kesalahan) kedua atau ketiga tidak dapat diterima,” katanya lagi

“Pemain harus mengetahui hal itu. Tekanan selalu ada di sana, dan saya tahu bahwa saya harus menganalisis hal ini serta mencari solusi. Itu tugas saya,” pungkas mantan juru taktik Utrecht.


Klasemen

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya