Bola Ganjil: Kok Bisa, Cuma Sekali Mengumpan Meski Main 85 Menit

Oleh Harley Ikhsan pada 15 Agu 2022, 00:30 WIB
Diperbarui 18 Agu 2022, 21:22 WIB
Hameur Bouazza
Perbesar
Hameur Bouazza. (AFP/Guillaume Sauvant)

Liputan6.com, Jakarta - Statistik sudah tidak bisa lepas dari sepak bola. Data yang terkumpul digunakan sebagai metode penilaian untuk kinerja mereka.

Angka-angka ini akhirnya menjadi sumber informasi baru. Fakta yang muncul pun kerap mengejutkan. Sebab, data yang muncul tidak hanya menceritakan kejeniusan pemain. Dosa mereka juga kini ketahuan.

Hameur Bouazza merupakan salah satu nama yang paling mencolok. Membela Watford melawan Wigan Athletic pada Liga Inggris 2006/2007, sosok kelahiran Aljazair ini hanya sekali melakukan percobaan umpan. Parahnya lagi, umpan Bouazza tidak mencapai rekan. Padahal dia bermain selama 85 menit.  

Bouazza bisa sedikit tenang karena ada banyak contoh lain. Mereka bahkan bisa dibagi per posisi.

Khusus penyerang, Djibril Cisse melepas tujuh tembakan pada pertandingan November 2008. Namun 100 persen tidak ada yang tepat sasaran. Sebelas bulan kemudian, hanya dua dari delapan usaha Darren Bent yang merepotkan kiper.

Uniknya, kedua pemain menorehkan performa buruk itu ketika sedang membela Sunderland dan saat menghadapi West Ham United.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pemain Lawan Cetak 9 Gol

ilustrasi BOLA GANJIL
Perbesar
BOLA GANJIL (Liputan6.com/Abdillah)

Sementara di bek, sosok bernama David Paton mencuat. Dia ditugasi menjaga striker Ted MacDougall saat membela Margate FC pada babak pertama Piala FA 1971/1972.

Paton bermain begitu lemah sehingga MacDougall mencatatkan nama sembilan kali di papan skor, hingga kini masih jadi rekor pencetak gol terbanyak dalam satu laga kompetisi. Margate pun tumbang 0-11.

Jangan lupakan juga kisah Jonathan Woodgate. Penampilan solid bersama Middlesbrough meyakinkan Real Madrid untuk merekrutnya pada musim panas 2004.

Meski begitu, kebijakan Real Madrid memboyongnya tetap diliputi tanda tanya karena sejarah medis. Dia ibarat terbuat dari kaca karena begitu sering mask ruang perawatan.

Kondisi tubuh itu pula yang membuat debutnya bersama Los Blancos tertunda. Tidak tanggung-tanggung, Woodgate harus menunggu setahun lebih sebelum mengenakan seragam putih kebesaran klub.

Penantian panjang tersebut juga tidak berakhir manis. Pada laga kontra Athletic Bilbao, September 2005, dia merobek gawang sendiri dan menerima kartu merah. "Sungguh debut yang memalukan," ujar Woodgate, dikutip Guardian.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Cuma 2 Penyelamatan

ilustrasi BOLA GANJIL
Perbesar
ilustrasi BOLA GANJIL (Liputan6.com/Abdillah)

Bagi penjaga gawang, Mike Pollitt layak dikedepankan. Dia hanya melakukan dua penyelamatan dari 10 tembakan tepat sasaran yang dilepas Chelsea pada Mei 2010.

Meski begitu, Pollitt tidak dinilai salah sepenuhnya. Buktinya, dia tidak ditarik keluar pelatih. Nasib berbeda dirasakan para kiper yang diganti akibat kinerja buruk, bahkan sebelum babak pertama usai seperti beberapa diceritakan Bola Ganjil.

Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya