Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei Ungkap Kunci Kalahkan Viktor Axelsen

Oleh Theresia Melinda Indrasari pada 04 Jul 2022, 20:30 WIB
Diperbarui 04 Jul 2022, 20:30 WIB
Kehebatan F4 di Bulutangkis Tinggal Kenangan
Perbesar
Sahabat sekaligus rival, Lee Chong Wei saat mengalahkan Taufik Hidayat di final Hong Kong Open Badminton Super Series pada Desember 2010 . (AFP/Mike Clarke)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Taufik Hidayat akhir-akhir ini tak henti menjadi sorotan warganet. Selain karena kritik dan perhatian yang kerap diberikan bagi bulu tangkis Tanah Air, kemunculannya dalam Vindes Sport Tepok Bulu 2022 juga sukses menuai atensi masyarakat.

Seperti yang telah diketahui, Taufik Hidayat menjadi komentator dalam ajang bulu tangkis yang diigagas Vincent Rompies bersama Desta. Ia menjadi salah satu legenda Tanah Air yang turut meramaikan acara tersebut pada Minggu (3/7/2022) lalu.

Usut punya usut, Taufik Hidayat sejatinya baru saja bertolak dari Malaysia ketika dirinya diundang ke Vindes Sport Tepok Bulu. Atlet yang pernah merajai sektor tunggal putra itu sebelumnya menghadiri acara penghormatan bagi Lee Chong Wei jelang semifinal Malaysia Open 2022 pada Sabtu (2/7/2022).

Adapun Lee Chong Wei merupakan salah satu rival sengit Taufik Hidayat di masa kejayaannya. Eks pebulu tangkis berusia 39 tahun itu sanggup mematahkan kedigdayaan wakil Indonesia, serta merangsek naik hingga menduduki peringkat satu dunia.

Lee Chong Wei pun tercatat pernah bertengger di urutan pertama selama 348 pekan. Prestasi mentereng yang diraihnya membuat sang pemain masuk dalam jajaran Big Four Kings Badminton bersama Taufik Hidayat, Lin Dan, dan Peter Gade.

Pensiunnya para raksasa tunggal putra memberi peluang bagi nama-nama baru untuk bersinar. Salah satu jagoan yang belakangan kerap mendominasi kejuaraan-kejuaraan bulu tangkis bergengsi dunia adalah Viktor Axelsen.

Dari tiga turnamen terakhir, Viktor Axelsen selalu berdiri di podium juara. Ia sanggup mengawinkan gelar Indonesia Masters dan Indonesia Open edisi ini. Setelahnya, ia juga menjadi kampiun Malaysia Open 2022.

Prestasi Viktor Axelsen tak luput dari perhatian Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei. Keduanya menilai Axelsen memang memiliki konsistensi dan kualitas permainan yang apik. Kendati demikian, masih ada cara untuk mengalahkan raja tunggal putra asal Denmark itu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Komentar Taufik Hidayat

Foto: Anthony Ginting Gagal ke Final Daihatsu Indonesia Masters 2022 usai Ditaklukkan Permainan Nyaris Sempurna Viktor Axelsen
Perbesar
Viktor Axelsen terus melaju dengan penampilannya yang percaya diri dan berhasil menutup game pertama dengan 21-15. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Dalam video live stream Taufik Hidayat bersama Lee Chong Wei di media sosial, sang legenda bulu tangkis Indonesia memuji postur serta kemampuan smash Axelsen yang unggul dibanding lawan-lawannya. Menurutnya, dua hal tersebut menjadi kekuatan yang mengantar Axelsen bertengger di posisinya saat ini.

“Untuk Axelsen, saya rasa dia punya badan yang tinggi. Dia (juga) punya smash yang sangat tajam dan sangat bagus. Kemarin saya lihat (ketika) Axelsen (berhadapan) dengan Ginting. First set Ginting kalah. Second set Ginting bisa bermain cepat dengan Axelsen.”

“Ketika melawan siapa pun, Axelsen (hanya perlu) satu langkah, sementara orang lain (lawannya) harus (mengambil) dua langkah. (Oleh karena itu) lawannya mesti memiliki extra power. Training-nya pun harus ekstra supaya bisa mengalahkan Axelsen,” beber Taufik.


Lee Chong Wei: Axelsen Lebih Konsisten

Foto: Potret Perayaan Gelar Juara Viktor Axelsen Bersama Anaknya di Indonesia Open 2022
Perbesar
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, melakukan selebrasi usai menaklukkan pebulu tangkis tunggal putra China, Zhao Jun Peng pada babak final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selaras dengan pendapat Taufik Hidayat, Lee Chong Wei juga mengungkap Axelsen kini memiliki footwork yang baik. Pemain asal Denmark itu pun nampak lebih stabil dan memiliki permainan yang berkualitas di lapangan.

“Saya rasa, sekarang dia (Axelsen) lebih konsisten. Dia lebih berkualitas, lebih konsisten. Ketika dia melawan kita (dulu), saya rasa kaki (footwork-nya) masih kurang. Kita bisa lihat sekarang kakinya lebih stabil,” ujar Lee Chong Wei kepada Taufik Hidayat.

“Dulu saat dia berhadapan dengan saya, (taktik saya) membuat dia marah, lalu dia akan kalah. Akan tetapi, sekarang ketika dia melawan Lee Zii Jia dan melawan Ginting, dia lebih passionate, lebih berkualitas,” sambung eks pemain berusia 39 tahun tersebut.


Mundur dari Malaysia Open

Sebagai informasi, Viktor Axelsen baru-baru ini menyatakan dirinya mundur dari Malaysia Masters dan Singapore Open 2022. Penghuni ranking satu dunia itu mengaku perlu mengambil waktu untuk beristirahat usai berlaga di tiga turnamen terakhir.

“Saya sangat senang dengan hasil dari tiga turnamen terakhir. (Rasanya) sangat luar biasa bisa bermain di Indonesia dan Malaysia, di hadapan publik yang menakjubkan,” tulis Axelsen melalui unggahan story di Instagram pribadinya pada Senin (4/7/2022) siang WIB.

“Saya akan bahagia jika bisa bertanding di sini lagi, di Kuala Lumpur, kemudian di Singapura. Akan tetapi, ketika saya bangun pagi ini, tubuh dan kepala saya mengatakan bahwa saya harus beristirahat dan mengumpulkan energi lagi sebelum kembali ke lapangan.”

“Saya butuh beberapa hari untuk istirahat, merayakan kemenangan bersama keluarga saya, lalu menyusun kembali target selanjutnya,” sambung pemain tunggal putra asal Denmark tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya